Jual Burung Elang Dilindungi, Pedagang Mendapat Peringatan

  • Share
Burung elang yang berhasil diamankan oleh BKSDA Sulawesi Tengah. | Foto: Muhammad Izfaldi/Antara
Burung elang yang berhasil diamankan oleh BKSDA Sulawesi Tengah. | Foto: Muhammad Izfaldi/Antara

Gardaanimalia.com – Dua ekor satwa dilindungi berupa burung elang bondol dan elang laut berhasil diamankan dari tangan pedagang satwa liar di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.

Penyitaan satwa tersebut dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah setelah mendapatkan informasi adanya jual beli satwa melalui media sosial Facebook.

“Kami menyita satwa ini dari salah satu orang yang coba memperjualbelikan lewat media sosial pada Minggu, 24 Juli lalu,” ungkap Kepala BKSDA Sulawesi Tengah, Hasmuni Hasmar, Selasa (26/7) dilansir dari Antara.

Pedagang satwa dilindungi tersebut mengaku tidak mengetahui peraturan tentang jenis-jenis satwa yang dilindungi, termasuk burung elang bondol dan elang laut.

Hasmuni​​​ memaparkan, bahwa orang itu sudah berkomitmen secara tertulis tidak akan melakukan hal serupa lagi. “Oknum pelaku telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” ungkapnya.

Dia mengutarakan, bahwa pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada yang bersangkutan terkait status konservasi satwa dan regulasi yang ada di Indonesia.

“Sekaligus kami menjelaskan kepadanya bahwa burung elang itu adalah salah satu satwa endemik yang dilindungi, sehingga tidak boleh diperdagangkan, apalagi dengan sengaja memburu, bisa kena pidana,” ucapnya.

Satwa bernama ilmiah Haliastur indus saat berada di tempat penangkaran sementara BKSDA Sulawesi Tengah. | Foto: Muhammad Izfaldi/Antara
Satwa bernama ilmiah Haliastur indus saat berada di tempat penangkaran sementara BKSDA Sulawesi Tengah. | Foto: Muhammad Izfaldi/Antara

Selanjutnya, burung elang dibawa untuk tinggal di penangkaran sementara Kantor BKSDA Sulawesi Tengah. Rencananya, kata Hasmuni, satwa akan dilepasliarkan saat peringatan Hari Konservasi Alam Nasional pada Agustus 2022.

Tak lupa, ia mengimbau masyarakat untuk tidak menangkap, memelihara, membunuh atau memperdagangkan jenis-jenis satwa yang dilindungi.

“Sesuai UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,” pungkas Hasmuni. Ia juga menegaskan, bahwa semua spesies elang adalah dilindungi di Indonesia.

Burung elang bondol dan elang laut terdaftar dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

BACA JUGA:
Beruang Madu Muncul di Kebun Durian, BKSDA Lakukan Penggiringan
  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments