Karantina Pertanian Ternate Gagalkan Penyelundupan Awetan Cenderawasih

  • Share
Karantina Pertanian Ternate Gagalkan Penyelundupan Awetan Cenderawasih
Awetan cenderawasih. Foto: Antara

Gardaanimalia.com – Karantina Pertanian Ternate menggagalkan penyelundupan awetan burung cenderawasih pada Senin (7/6/2021). Awetan burung dilindungi itu ditemukan oleh petugas di KM Sinabung yang sedang transit di Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate Yusup Patiroy, awetan burung endemik itu berasal dari Papua dan hendak dikirim ke Sanana, Kabupaten Sula, Maluku Utara.

“Awetan ini diturunkan di saat-saat terakhir kapal transit di Ternate untuk melanjutkan perjalanan ke Bitung,” papar Yusup, Selasa (8/6/2021).

Setelah diamankan, awetan burung cenderawasih itu diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Maluku Utara. Yusup menegaskan bahwa pihaknya akan terus bekerjasama dengan BKSDA untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran tumbuhan dan satwa liar.

Baca juga: Belanda Buat Aturan Burung dan Hewan Lain Tidak Boleh Dikurung dalam Kandang

“Selain mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit hewan dan tumbuhan, karantina juga bertugas dalam pengawasan dan pengendalian lalu lintas tumbuhan satwa liar serta tumbuhan satwa langka di tempat-tempat pemasukan dan pengeluaran,” terang Yusup.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihaknya memang memberikan perhatian terhadap peredaran satwa langka mengingat peredaran ilegal seperti ini dapat berpotensi menyebarkan hama penyakit hewan.

“Kekayaan sumber daya alam kita ini harus dijaga dan dilestarikan bersama-sama agar dapat dinikmati hingga anak cucu,” tambahnya.

Untuk diketahui, burung cenderawasih adalah satwa endemik Papua yang masuk dalam daftar dilindungi. Populasi burung ini juga terus mengalami penurunan akibat adanya perburuan dan perdagangan ilegal.

  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments