Petugas Gagalkan Penyelundupan 22.230 Benih Bening Lobster ke Singapura

  • Share
Petugas Gagalkan Penyelundupan 22.230 Benih Bening Lobster ke Singapura
Ilustrasi BBL. Foto: KKP

Gardaanimalia.com – Sebanyak 22.230 benih bening lobster (BBL) dari Kepulauan Riau berhasil diamankan petugas gabungan dari institusi Bea Cukai serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Puluhan ribu BBL tersebut rencananya akan diselundupkan ke Singapura.

Pengungkapan ini bermula dari informasi intelijen tentang dugaan adanya kapal cepat bermuatan BBL yang akan menuju Singapura pada Jumat (9/4) sekitar pukul 12.30 WIB. Petugas dengan cepat berpatroli dan bersiap untuk penyekatan terhadap kapal tersebut.

“Sinergi kami yang semakin kuat di lapangan kian membuahkan hasil. Lagi-lagi kami menggagalkan penyelundupan BBL,” ungkap Rina, Kepala Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP.

Dikutip dari Antara, Senin (12/4/2021),  Rina memaparkan bahwa petugas gabungan dari Bea Cukai, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), dan Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan awalnya mengamankan sebuah kapal cepat di perairan Batu Cula. Setelah dilakukan penggeledahan ternyata ditemukan BBL.

Dalam penjelasannya, Rina juga mengungkapkan kapal tersebut mengangkut satu kardus sterofoam berisi 30 kantong yang isinya benih bening lobster. Petugas kemudian menyita benur tersebut dan langsung melakukan reoksigen dan pencacahan.

Baca juga: 6 Spesies Penyu Dilindungi yang Tidak Boleh Ditangkap Apalagi Dikonsumsi

Dari 30 kantong tersebut, sebanyak 29 kantong BBL berisi jenis pasir dengan jumlah sekitar 23.084 ekor, sedangkan sisanya BBL jenis mutiara.

“Kami bergerak cepat dalam melakukan penyelamatan sumber daya ikan. Jadi, kita tak ada kompromi dan toleransi dengan penyelundupan,” katanya.

Kemudian tepat di koordinat 1°01.827′ Lintang Utara / 103°41.037′ Bujur Timur, Satgas Patroli Bea Cukai 1288 melihat ada sebuah kapal pancung bermesin 2 x 15 PK dengan dua anak buah kapal menuju perairan internasional (Singapura). Petugas kemudian langsung menghentikan sekaligus memeriksa kapal tersebut.

“Ini bukti kami tidak main-main. Kami libatkan intelijen untuk mendapatkan informasi, hingga kami tangkap kapal tersebut,” tegasnya.

Rina turut mengutarakan harapannya terkait rangkaian penangkapan dan penggagalan penyeludupan benih bening lobster tersebut agar bisa memberikan efek jera terhadap para pelaku. Dia memastikan jajarannya selalu mengawasi pintu keluar-masuk komoditas perikanan di seluruh Indonesia.

  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments