Stasiun Karantina Pertanian Parepare Gagalkan 4 Penyelundupan Sepanjang Januari

Stasiun Karantina Pertanian Parepare Gagalkan 4 Penyelundupan Sepanjang Januari
Penyelundupan monyet ekor panjang dan berang-berang di Parepare. Foto: Pareparepos

Gardaanimalia.com – Tim gabungan dari Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara dan Stasiun Karantina Pertanian Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mengamankan puluhan satwa dilindungi pada Senin (1/2/2021) sekitar pukul 06.30 WIT. Satwa-satwa tersebut diamankan dari Kapal KM Prince Soya yang berangkat dari Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur menuju Pelabuhan Parepare.

Dari hasil pemeriksaan, petugas Karantina Pertanian Parepare menemukan tiga sangkar yang dibungkus karton berisi monyet ekor panjang dan satu sangkar plastik berisi berang-berang.

“Ada sebanyak sembilan belas ekor monyet ekor panjang, lima berang-berang masing-masing dewasa tiga ekor dan anakan dua ekor,” ungkap Kapolsek KPN, AKP M. Yusuf Badu.

Dari keterangan Yusuf, tidak ada ABK maupun penumpang yang mengaku sebagai sebagai pemilik satwa tersebut.

“Pada saat pemeriksaan bersama tim, kami temukan barang itu dan sudah ditinggal pemiliknya,” imbuhnya.

Selanjutnya, pihak kepolisian akan terus mengidentifikasi orang yang bertanggungjawab terhadap satwa dilindungi tersebut.

Baca juga: Ekosida: Kejahatan Luar Biasa Terhadap Satwa dan Lingkungan Hidup

“Kita akan terus dalami dengan melakukan pemeriksaan kepada pemilik atau pengelola kapal dan para ABK,” tandasnya.

Sementara Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kota Parepare, Andi Faisal, menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak BKSDA.

“Kami masih menunggu pihak BKSDA untuk menjemput hasil sitaan ini. Karena masuk dalam kategori dilindungi, maka akan dikembalikan ke habitatnya untuk dilepasliarkan,” kata Andi seperti dilansir dari laman Detik.com.

Modus Serupa Penyelundupan Satwa Liar

Stasiun Karantina Pertanian Parepare Gagalkan 4 Penyelundupan Sepanjang Januari
Monyet ekor panjang sitaan di Parepare. Foto: Detik/Hasrul Nawir

Dalam wawancara terpisah yang dilakukan Garda Animalia, Wahyu selaku Humas Karantina Pertanian Kota Parepare mengatakan bahwa tindak kejahatan ini sudah beberapa kali ditemui petugas Karantina Pertanian Parepare.

“Stasiun Karantina Pertanian Kota Parepare sepanjang 2021 telah melakukan penggagalan penyelundupan sebanyak empat kali, yaitu pada 7 Januari 2021, 25 Januari 2021, 26 Januari 2021, dan yang baru saja dilakukan Senin pagi ini,” papar Wahyu.

BACA JUGA:
Perdagangan 1.007 butir Telur Penyu Digagalkan Polisi

Dari 3 kali penindakan yang dilakukan di bulan Januari 2021, petugas telah mengamankan setidaknya 400 ekor burung yang hendak diselundupkan di antaranya jalak, beo, cucak ijo, dan betet.

“Modus tindak kejahatannya sama yakni menitipkan satwa-satwa liar ini di atas kapal dan ketika dilakukan pemeriksaan tidak ada yang mengaku siapa yang dititipi maupun siapa yang menitipkan,” imbuhnya.

Baca juga: Diduga Jadi Korban Penganiayaan dengan Senjata Tajam, Seekor Orang Utan Luka Parah

Menyadari tindak kejahatan terhadap satwa liar tetap tinggi meski di masa pandemi, Stasiun Karantina Pertanian Kota Parepare terus memperketat pengamanan dan memperkuat sinergitas dengan petugas lain yang ada di pelabuhan.

“Kami terus meningkatkan sinergitas dengan semua petugas yang ada di pelabuhan untuk memaksimalkan pengawasan bersama. Selain itu juga membuat surat edaran kepada semua kapal yang masuk ke Parepare untuk tidak mengangkut satwa liar, baik yang dilindungi maupun tidak dilindungi, yang tidak dilaporkan ke karantina dan tidak dilengkapi sertifikat kesehatan,” pungkasnya.

votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments