Berita  

Terperangkap Jeratan Babi, Kaki Beruang Madu Terluka

Seekor beruang madu terkena jerat babi hutan di Gampong Cinta Murni, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya. | Foto: Suprian/Antara
Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) terkena jerat babi hutan di Gampong Cinta Murni, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya. | Foto: Suprian/Antara

Gardaanimalia.com – Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) ditemukan terperangkap jerat babi di Gampong Cinta Murni, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya pada Rabu (16/3).

Beruang madu itu diketahui mengalami luka di bagian kakinya, sehingga satwa langka berjenis kelamin jantan dengan usia yang diperkirakan masih remaja tersebut tak bisa langsung dikembalikan ke habitatnya.

“Satwa dilindungi ini mengalami luka di bagian kaki kanan depan. Tidak terlalu parah, 90% sehat. Hanya saja belum boleh dilepasliarkan,” papar Zulhimi, dokter hewan dari Yayasan Orangutan Sumatera Lestari-Orangutan Information Center (YOSL-OIC) dikutip dari Antara.

Menurut Zulhimi, dengan kondisi satwa yang masih belum sehat sepenuhnya, untuk dapat dilakukan pelepasliaran, maka pihaknya harus melakukan koordinasi dengan pimpinan terlebih dahulu.

Ia mengatakan bahwa informasi mengenai beruang madu yang terkena jebakan jerat itu didapatkan dari laporan masyarakat kepada kepala desa setempat.

“Informasi awal disampaikan oleh kepala desa kepada unsur Muspika (musyawarah pimpinan kecamatan), setelah itu Muspika melaporkan ke BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Aceh Selatan,” tuturnya.

Selanjutnya, dibentuklah tim gabungan yang terdiri dari Taman Nasional Gunung Leuser, BKSDA Aceh Selatan, Polisi Hutan, YOSL-OIC, serta unsur Muspika untuk membawa perlengkapan bantuan ke lokasi.

Setelah melakukan perjalanan, tim gabungan segera memulai proses evakuasi di kawasan Pegunungan Gampong Desa Cinta Murni yang terletak sekitar satu kilometer dari Jalan Nasional.

Lebih lanjut, Zulhimi mengatakan bahwa proses evakuasi berjalan dengan lancar. Setelah berhasil dilepaskan dari jerat babi tersebut, luka beruang madu langsung ditangani di tempat kejadian.

Ia juga melakukan imbauan kepada masyarakat untuk tidak lagi memasang jerat babi hutan sebagai alat yang digunakan untuk berburu.

BACA JUGA:
Beruang Madu Muncul di Peternakan Lebah Madu

Pasalnya, alat itu juga dapat melukai dan membunuh satwa lain yang ada di sekitar kawasan termasuk satwa-satwa dilindungi seperti harimau, beruang madu, dan lainnya.

votes
Article Rating

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments