Tiga Rusa Timor Kabur dari Penangkaran, 1 Ditemukan dalam Kondisi Luka

  • Share
Gambar seekor rusa timor yang berhasil diselamatkan setelah keluar dari penangkaran, tubuhnya mengalami beberapa luka. | Foto: Theo/Times Indonesia
Gambar seekor rusa timor yang berhasil diselamatkan setelah keluar dari penangkaran, tubuhnya mengalami beberapa luka. | Foto: Theo/Times Indonesia

Gardaanimalia.com – Sebanyak tiga ekor rusa timor diketahui kabur dari unit penangkaran Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pasuruan di Wana Wisata Air Panas Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Dari tiga satwa dilindungi tersebut, satu di antaranya yaitu rusa berjenis kelamin jantan berusia 7 tahun telah ditemukan pada Kamis (13/1) malam.

Sementara, dua ekor rusa timor (Rusa timorensis) lainnya masih dalam proses pencarian oleh pihak KPH Pasuruan dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Agus Ahmad Fadoli, Administratur KPH Pasuruan mengungkapkan bahwa dalam upaya pencarian 2 ekor satwa dilindungi tersebut, pihaknya berencana untuk melakukannya dengan menggunakan tembak bius.

“Kami sudah berkoordinasi lagi dengan BKSDA nanti, mudah-mudahan segera kita temukan jejaknya. Nanti kita minta BKSDA untuk tembak bius, kita lemahkan dengan tembakan,” kata Agus, Jumat (14/1) dikutip dari Times Indonesia.

Berkaitan dengan kondisi rusa yang telah ditemukan, Fajar Dwi Nur Aji, Pengendali Ekosistem Hutan Resort Konservasi 9 Mojokerto BBKSDA Jawa Timur menerangkan bahwa saat ini kondisinya mengalami stres.

Selain itu, lanjut Fajar, pada bagian tubuh rusa timor tersebut juga didapati beberapa luka. Pun diketahui bahwa satwa dilindungi itu terlihat kelelahan.

“Kelihatan waktu ketangkap itu keliatan agak sedikit stres dan luka lecet karena memang ketika ditangkap, ia berada di posisi gorong-gorong,” ungkap Fajar pada Jumat (14/1).

Ia juga menyampaikan bahwa sekarang ini seekor rusa yang berhasil diselamatkan itu tengah berada di Penangkaran Koperasi Wana Raharja Dinas Kehutanan Provinsi Jawa timur di wilayah Tanah Hutan Raya Raden Soejo untuk menjalani proses pemulihan.

“Terkait 2 rusa yang di luar kandang kebetulan masyarakat sini sudah menerima, dalam artian kondisi rusa itu memang sering kali di luar kandang karena memang kondisi penangkaran (KPH Pasuruan kurang terawat),” tuturnya.

BACA JUGA:
Toko Kerajinan Terlibat Jaringan Perdagangan Satwa Langka Internasional Diserahkan Pada Kejaksaan

Perlu diketahui bahwa sebelumnya, rusa timor dengan jenis kelamin jantan yang berusia 7 tahun tersebut telah diselamatkan dari gorong-gorong perkampungan warga di Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Pada waktu itu, proses evakuasi satwa dilindungi yang keluar dari penangkaran KPH Pasuruan tersebut dilakukan selama kurang lebih 10 menit oleh banyak pihak dengan cara manual yaitu menggunakan tali karmantel.

  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments