Hari ke 3 Lagi, seberkas cahaya masuk.
Mungkin ini sudah pagi? Atau justru hari akan berganti Pandanganku tak lagi jelas
Disini―rasanya sesak
Hari ke 6 Tak lagi ku dengar suara kawan-kawanku,
Beberapa rintihan mulai menghilang
Bersama dengan suara mesin, ombak, bahkan angin? aku tak tahu
Disini―rasanya tetap sesak
Hari ke 7 Aroma busuk dari mana ini? Sepertinya dari kawanku itu atau mungkin dari tubuhku atau udara luar yang memaksa masuk
Disini―rasanya sungguh sesak
Hari ke 10 Ada pahit yang tertinggal
Menyisakan mimpi yang tak berujung
Agaknya aku merindukan biji jagung terakhirku ― yang ku telan sebelum gelap datang
Disini―rasanya semakin sesak
Hari ke 12 Tak satupun buluku kering
Peluh yang terus mengalir
Bersama dengan embun, tunggu, hujan?
Aku tak tahu darimana tetesan ini
Disini―aku muak
Hari ke― Barangkali ini adalah akhirku
Akhir pradugaku, Akhir prasangkaku,
Juga, akhir hidupku
Semoga Tuhan anugerahkan kebebasanku
Bogor, 5 September 2024














