TN Way Kambas Dilalap Api, Trenggiling Ditemukan Mati

Gardaanimalia.com - Kebakaran yang melanda Taman Nasional Way Kambas (TNWK) sejak Selasa (15/10/2024) sekitar pukul 10.00 WIB memakan korban.
Satwa jenis trenggiling (Manis javanica) ditemukan mati karena peristiwa itu.
"Benar, memang ada satwa jenis trenggiling yang tadi malam, setelah pemadaman kami temukan dalam keadaan mati. Namun, untuk hewan lainnya kami belum menemukan," ujar Humas TNWK Sukatmoko.
Sukatmoko pun menjabarkan bahwa cuaca di wilayah TNWK saat ini masih terik.
Timnya masih terus melakukan penjagaan untuk mengantisipasi timbulnya titik api baru.
"Tim masih berada di dalam hutan kawasan. Kondisi saat ini memang terik, panas," jelasnya.
Pihaknya belum dapat memastikan berapa luas lahan yang terbakar, dan saat ini masih dalam proses penghitungan.
"Kalau dari kami belum tahu berapa luas lahan yang terbakar, karena tim masih berada di lokasi masih melakukan penghitungan," ucap Sukatmoko.
Di sisi lain, pihak kepolisian melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadillah Astutik memperkirakan luas lahan yang terbakar mencapai 350 hektare.
"Benar, kemarin terjadi kebakaran lahan di TNWK. Kebakaran terjadi sejak pagi hingga malam hari," ungkapnya.
Disebutkan oleh Umi, proses pemadaman berlangsung cukup lama. Hal ini karena sulitnya medan yang dilalui oleh mobil pemadam kebakaran.
"Kondisi memang cukup sulit untuk mobil pemadam masuk, sehingga tim masuk ke lokasi menggunakan motor danberjalan kaki," katanya.
Mengutip dari detik, proses pemadaman dilakukan oleh tim TNWK yang berjumlah 20 orang.
Taman nasional yang terletak di Kabupaten Lampung Timur itu adalah rumah bagi beragam jenis satwa langka, di antaranya gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus), beruang madu (Helarctos malayanus), badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis), harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae), dan trenggiling.
TNWK juga merupakan sekolah gajah pertama di Indonesia yang berdiri sejak 1985, yang saat ini dinamakan Pusat Konservasi Gajah (PKG).

Menjelang Tengah Malam, si Manis yang Melintasi Jalan Berhasil Dievakuasi
13/03/25
Kasus Berlanjut, Sekarung Sisik Trenggiling Diserahkan ke Kejati Sumut
10/03/25
Petugas Amankan 30 Kilogram Sisik Trenggiling di Atas Kapal Cepat
04/02/25
BKSDA Kalbar Lepasliarkan Kukang di Cagar Alam Raya Pasi
21/10/24
Tujuh Satwa Serahan Masyarakat Dilepasliarkan di TN Gunung Ciremai
21/10/24
TN Way Kambas Dilalap Api, Trenggiling Ditemukan Mati
17/10/24
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
