199 Burung Endemik Maluku Dilepasliarkan Oleh BKSDA

Gardaanimalia.com - Baru-baru ini, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku melepasliarkan 199 ekor satwa dilindungi endemik Maluku. Melansir dari laman Antara, Senin (12/4/2021), ratusan satwa tersebut merupakan endemik Maluku.
Dari total 199 ekor satwa yang dikembalikan ke alam itu terdapat 146 ekor burung perkici pelangi (Trichoglossus haematodus). Sisanya yakni 53 ekor lainnya merupakan burung jenis nuri maluku (Eos bornea).
Lokasi untuk pelepasliarannya dibagi menjadi dua yakni di kawasan suaka alam Gunung Sahuwai yang berada di Taman Jaya Desa Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat dan di suaka margasatwa Nief yang terletak di Desa Dawang, Kecamatan Teluk Waru, Kabupaten Seram Bagian Timur.
Baca juga: Melihat Parahnya Kerusakan Lautan Lewat Seaspiracy
Menurut Kepala BKSDA Maluku, Danny H Pattipeilohy, seluruh burung dilindungi tersebut merupakan satwa sitaan, temuan, serta penyerahan dari masyarakat dan TNI/Polri. Ia juga menuturkan bahwa burung itu telah menjalani rehabilitasi serta pemeriksaan sebelum akhirnya dilepasliarkan. Lokasi rehabilitasi berada di kandang transit Passo dan pusat rehabilitasi Masihulan.
"Seluruh satwa telah dinyatakan sehat baru dilepas ke habitatnya," ungkap Danny.
Ia berharap pelepasliaran ini dapat menjadi edukasi serta pesan untuk masyarakat agar ikut berperan dalam melestarikan satwa liar khususnya satwa endemik Kepulauan Maluku.

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon
24/03/25
Sebanyak 243 Reptil Diselundupkan, 40 Persen di Antaranya Mati
10/03/25
Biawak Dilindungi dalam Botol Mineral Disita Petugas di Ternate
05/03/25
Ribuan Kupu-Kupu Awetan yang Hendak Diseludupkan ke Cina Akhirnya Dimusnahkan
26/02/25
Empat Ekor Kakatua dari Seram Gagal Dibawa menuju Pulau Ambon
20/02/25
Kakatua Jambul Kuning Hendak Diselundupkan, Lima Ekor Mati
23/10/24
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
