Habitatnya Terganggu, Macan Kumbang Turun Gunung

  • Share
Gambar seekor macan kumbang (Panthera pardus melas). | Foto: Pixabay
Gambar seekor macan kumbang (Panthera pardus melas). | Foto: Pixabay

Gardaanimalia.com – Macan kumbang bergerak dari pegunungan menuju permukiman warga di Dusun Nanggela, Desa Sandingtaman, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Masuknya satwa dengan nama ilmiah Panthera pardus melas ke permukiman tersebut menyebabkan sembilan ekor ternak domba milik warga turut dimangsa, Kamis (11/11) lalu.

Menanggapi kejadian itu, Udin, salah seorang warga menuturkan bahwa turunnya satwa langka ke wilayah tempat tinggal masyarakat lantaran habitatnya terganggu.

“Habitatnya macan kumbang terganggu, ketersediaan pakannya berkurang sehingga turun ke permukiman memangsa ternak domba warga,” ungkap Udin.

Untuk mengantisipasi agar binatang buas tidak turun gunung dan betah tinggal di habitatnya, lanjut Udin, maka yang harus dilakukan adalah hindari perburuan liar.

Peristiwa matinya sembilan ekor ternak warga itu juga dibenarkan oleh Tatang Saprudin, Kepala Dusun Nanggela Desa Sandingtaman.

“Dari kesembilan ekor domba tersebut sebagian ada yang dimakan dan sebagiannya lagi ditinggalkan dalam keadaan mati,” ujar Saprudin, Senin (15/11).

Para peternak yang berada di Dusun Nanggela pun meminta BKSDA Kabupaten Ciamis untuk dapat mengembalikan macan kumbang tersebut ke habitatnya. Warga juga meminta solusi keamanan dari BKSDA.

Sementara, Saprudin menjelaskan bahwa tidak menutup kemungkinan ternak warga kembali menjadi sasaran satwa dilindungi tersebut selama kandang ternak warga tidak disertai pagar pelindung.

“Selama keberadaan kandang domba maupun kambing tidak disertai pagar pelindung, maka tidak menutup kemungkinan ternak warga jadi sasarannya,” jelas Saprudin.

BACA JUGA:
Macan Tutul Jawa, Si Penyendiri yang Pandai Panjat Pohon
  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments