Gardaanimalia.com - Sebanyak 50 ekor satwa liar dilindungi berhasil diamankan dalam patroli gabungan yang digelar Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat Daya bersama sejumlah instansi penegak hukum.
Patroli berlangsung selama tujuh hari, mulai 3 hingga 9 November 2025, di wilayah Kota dan Kabupaten Sorong.
Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Maluku Papua, POM AL Koarmada XIV Sorong, Denpom AD XVIII/1 Sorong, Polres Sorong, dan Polresta Sorong Kota. Sinergi lintas instansi ini menjadi bukti nyata kolaborasi dalam menjaga kekayaan hayati Papua Barat Daya dari ancaman eksploitasi.
Patroli tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan terhadap peredaran dan perdagangan satwa liar dilindungi yang marak terjadi di kawasan permukiman serta pelabuhan di wilayah Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, dua titik yang dikenal rawan aktivitas perdagangan satwa ilegal di Papua Barat Daya.
Dari keterangan resmi BBKSDA Papua Barat Daya melalui akun Instagram @bbksda_papuabaratdaya (12/11/2025), petugas berhasil menyelamatkan berbagai jenis satwa dilindungi.
Satwa yang diamankan adalah 28 ekor kasturi kepala hitam (Lorius lory), 11 ekor kakatua koki (Cacatua galerita), 1 ekor kakatua jambul kuning (Cacatua sulphurea), 1 ekor elang laut perut putih (Haliaeetus leucogaster), 2 ekor kasuari gelambir tunggal (Casuarius unappendiculatus), 5 ekor perkici pelangi (Trichoglossus haematodus), dan 2 ekor nuri maluku (Eos bornea).
"Saat ini seluruh satwa yang berhasil diamankan sedang mendapat perawatan di BBKSDA Papua Barat Daya," terang BBKSDA Papua Barat Daya.
Sebelum dikembalikan ke alam, satwa-satwa tersebut akan melalui proses habituasi untuk memulihkan insting liar mereka. Adapun satwa yang bukan berasal dari Papua akan ditranslokasikan ke daerah asalnya agar dapat hidup kembali di habitat yang sesuai dengan kondisi biologis dan perilaku alaminya.
Melalui kegiatan ini, BBKSDA Papua Barat Daya mengajak seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik jual beli maupun pemeliharaan satwa liar yang dilindungi. Setiap individu satwa berperan penting dalam menjaga harmoni alam dan keseimbangan ekosistem di bumi Papua.
“Mari bersama melindungi satwa, menjaga alam, dan mewariskan keanekaragaman hayati Papua Barat Daya untuk generasi mendatang,” pungkas BBKSDA Papua Barat Daya dalam keterangan resminya.










