Berita  

Diduga Stres Akibat Dikepung Warga, Monyet Kini Berhasil Dievakuasi

Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang dievakuasi oleh Damkar Klaten. | Foto: Aloysius Jarot Nugroho/Antara
Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang dievakuasi oleh Damkar Klaten. | Foto: Aloysius Jarot Nugroho/Antara

Gardaanimalia.com – Petugas Pemadam kebakaran (Damkar) Klaten berhasil mengevakuasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang memasuki rumah warga di Tambongwetan, Kecamatan Kalikotes, Klaten.

Evakuasi tersebut dilakukan pihak damkar usai menerima laporan dari salah seorang warga bernama Agung. Pihaknya pun langsung menurunkan lima anggota ke lokasi pada Kamis (10/3) pagi.

“Tim lima orang meluncur ke rumah warga di Desa Tambongwetan, Kecamatan Kalikotes. Di lokasi tim menemukan monyet sudah masuk di rumah,” tutur Satria, tim animal rescue Damkar Klaten, Kamis (10/3) dilansir dari Detik.

Evakuasi yang dilakukan pada pukul 10 pagi tersebut diketahui memakan waktu sekitar 30 menit. Dalam prosesnya, tim juga mengalami sedikit hambatan lantaran sang monyet mengalami stres sehingga sulit dikendalikan.

“Monyet tersebut stres sebab dikepung warga sehingga agak galak. Tapi bisa kita amankan dengan jaring,” lanjut Satria.

Menurut keterangan warga, ujarnya, mereka tidak mengetahui dari mana asal primata tersebut, namun dahulu pernah ada monyet kecil yang berkeliaran di sekitar permukiman masyarakat atau di tempat mereka.

Satria mengatakan bahwa jika dilihat dari ukuran tubuhnya yang cukup besar serta gigi taring yang sudah panjang, satwa liar tersebut memiliki usia sekitar 5 tahun.

Saat ini, ungkapnya, satwa tersebut tengah diamankan di markas Damkar Klaten. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk membuat sang primata menjadi lebih tenang sebelum diserahkan untuk dilepasliarkan.

“Kita karantina sementara di markas, kondisinya sehat. Nanti setelah kondisi tenang dan membaik kita rilis ke BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) atau ke komunitas yang kompeten,” tutup Satria.

Secara global, Macaca fascicularis menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) status konservasi primata yang dirilis pada 23 November 2015 tersebut adalah rentan (Vulnerable).[1]https://www.iucnredlist.org/species/12551/204494260

BACA JUGA:
Ketahuan Pelihara Burung Dilindungi, Warga Bogor Didatangi Petugas Gakkum KLHK

Referensi[+]

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments