Berita  

Karena Kasihan, Yahya Tolong Bayi Orangutan yang Sendiri di Kebun

Seekor bayi orangutan yang telah diselamatkan dari kebun, kini diserahkan ke pihak BKSDA Aceh. | Foto: Analisis News
Seekor bayi orangutan yang telah diselamatkan dari kebun, kini diserahkan ke pihak BKSDA Aceh. | Foto: Analisis News

Gardaanimalia.com – Seekor bayi orangutan yang ditemukan warga di perkebunan, kini telah diserahkan kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh.

Muhammad Yahya, warga Desa Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, menceritakan kronologi penemuan satwa dilindungi tersebut.

“Saat saya temukan hewan ini tidak ada induknya, yang ada hanya bayi orangutan ini sendiri di bawah pohon,” ujarnya, pada Senin (29/8).

Pada waktu itu, kata Yahya, ada gangguan dari anjing peliharaan di kebun. Sehingga, dirinya yang merasa kasihan terhadap bayi orangutan itu pun kemudian mengamankannya.

“Lalu, saya ambil dan saya bawa pulang, karena kasihan. Dan saya rawat, sekitar dua bulan sudah saya rawat si orangutan ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Yahya mengatakan bahwa dirinya hanya berangkat dari rasa iba. Dia mengaku, tidak mengetahui sama sekali bahwa ternyata bayi satwa tersebut dilindungi.

Seseorang kemudian memberikan saran, agar satwa bernama ilmiah Pongo abelii itu diserahkan kepada pihak berwajib. Namun, saat itu Yahya tidak tahu harus ke mana.

“Ada juga saran untuk menyerahkan hewan ini kepada pihak berwajib. Sementara saya pun tidak tahu yang mana,” ungkapnya.

Sampai akhirnya, Yahya pun berhasil menyerahkan satwa dilindungi tersebut kepada tim Resort 12 Seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe.

“Saya serahkan kepada pihak Pak Nurdin (Kepala Resort 12 Seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe). Dengan secara sukarela, tanpa ada yang memaksa, saya sukarela menyerahkannya,” ucapnya.

Dia juga berpesan, bagi siapa saja yang menemukan satwa sejenis itu di kebun atau di mana pun. Maka lebih baik dilaporkan kepada pihak ¬†berwajib. “Karena ini merupakan hewan yang dilindungi.”

Bayi Orangutan Sempat Digigit Anjing

Sementara itu, Kepala Resort 12 Seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe, Nurdin, mengatakan bahwa bayi Pongo abelii tersebut diperkirakan berusia sekitar satu tahun.

BACA JUGA:
Polda Riau Ungkap Perdagangan Gading Gajah Bernilai Ratusan Juta

“Menurut keterangan dokter hewan, orangutan ini berusia sekitar satu tahun (12 bulan) dan berjenis kelamin betina,” paparnya.

Ia menjelaskan, bahwa sebelum ditolong Yahya, orangutan sumatera itu sempat digigit anjing. “Hewan ini ditemukan sedang diserang oleh anjing dan terdapat bekas luka gigitan di bagian bahu kirinya.”

Nurdin bersyukur satwa liar itu berhasil diselamatkan. Sehingga, apabila nanti sudah dinyatakan siap, maka orangutan akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

“Saya berharap kepada masyarakat bila ada menemukan hewan dilindungi harap dilaporkan kepada pihak BKSDA yang berkantor di Lhokseumawe.”

Dirinya menambahkan, awal mula pihak BKSDA menemukan keberadaan orangutan adalah dari Youtube, serta informasi-informasi lain.

“Kami pihak BKSDA dasarnya mencari dari tayangan channel Youtube, dan dari informasi-informasi yang kami dapat akhirnya ketemu dengan Pak Yahya.”

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments