Polisi Gagalkan Penyelundupan 2.057 Ekor Burung di Bakauheni

Gardaanimalia.com - Upaya penyelundupan ribuan burung kembali terjadi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung. Beruntung tindakan ilegal ini dapat digagalkan pada Selasa (15/6/2021) dini hari.
Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni AKP Ferdiansyah memaparkan petugas menemukan sebanyak 2.057 ekor burung yang disimpan dalam 65 keranjang dan 11 kardus dan diangkut dengan sebuah minibus. Ribuan burung itu terdiri dari jenis dilindungi dan tidak dilindungi.
"Ada sepuluh ekor burung yang dilindungi yakni lima ekor cucak ranting dan lima ekor cucak ijo mini," sebut Ferdiansyah.
Baca juga: Perkebunan Kelapa Sawit Makin Melebar, Apa Kabar Satwa Liar?
Untuk jenis burung yang tidak dilindungi, petugas menemukan 930 ekor jalak kebo, 510 ekor burung perenjak, 210 ekor burung gelatik, 270 ekor burung perkutut, 96 ekor burung pleci, 24 ekor burung kepodang, lima ekor burung konin, dan dua ekor burung muncang.
Menurut pengakuan sopir minibus yang berinisial IH, ribuan burung tersebut berasal dari Way Kanan dan akan dibawa ke Cikande, Tangerang Banten. IH mengaku hanya bertugas mengirimkan burung itu dari rumah BN yang merupakan pemilik burung dan mendapatkan bayaran Rp 3,5 juta.
Kata Ferdiansyah, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Balai Karantina dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam. Sedangkan pemilik burung yakni BN masih menjadi DPO.

FLIGHT: Penyelundupan Burung Kicau sudah Seperti Minum Obat, Tiga Kali Sehari!
13/03/25
Jual Sepatu sekaligus Pipa Rokok Gading Gajah, FS Diringkus Polisi
13/03/25
Hidup-mati Kukang Sumatera di Jaringan Listrik Air Naningan
24/02/25
Dari Medan menuju Jakarta, Dihentikan di Bakauheni
24/10/24
Polisi Gagalkan Penyeludupan Ribuan Benih Bening Lobster di Lampung
21/10/24
Sebanyak 6.514 Burung Gagal Diselundupkan ke Tangerang
17/10/24
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
