Rombongan Gajah Sumatera Mendekat ke Permukiman

Gardaanimalia.com - Rombongan gajah sumatera dikabarkan kembali hadir di kawasan Kampung Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah.
Melansir dari AJNN, warga lokal merasa waswas karena satwa liar itu mulai mendekat ke arah kebun dan kawasan padat penduduk.
Ketua Relawan Tim Pengamanan Flora dan Fauna (TPFF) Karang Ampar-Bergang Muslim mengonfirmasi hal itu, pada Rabu (28/6/2023).
"Sekarang ini, ada kawanan gajah berjumlah 18 ekor yang kembali mendekat ke arah kebun dan perkampungan kami," ujar Muslim.
Pada Mei lalu, kata Muslim, kawanan gajah ini jumlahnya lebih banyak, yaitu 21 ekor yang berada di sekitar wilayah tersebut.
"Kemungkinan sisanya sudah berpindah," ucap Muslim.
Akibat dari konflik ini, ujar Muslim, warga jadi tak bisa ke kebun. "Kami tidak berani ke kebun, padahal sumber ekonomi utama kami adalah dari kebun," ungkap Muslim.
Atasi Konflik Manusia dan Satwa: Muslim Berharap pada Menteri LHK
Pada 10 Juni 2023, satu gajah sumatera ditemukan mati di kebun warga. Kejadiannya tepat di kawasan Dusun Pantan Jerik, Kampung Karang Ampar.
Satwa dengan jenis kelamin betina itu diduga mati karena diracun. Sementara, bangkai gajah baru dapat dikuburkan setelah dua minggu kematian.
Muslim berkata bahwa pihak TPFF berharap banyak kepada BKSDA Aceh dan Aceh Tengah serta CRU (Conservation Response Unit).
"Kedua lembaga itu seharusnya bisa berbuat lebih untuk mencari solusi pemecahan konflik yang terus terjadi berulang ini," ucap Muslim.
Jika BKSDA dan CRU tak mampu beri solusi cepat atas masalah itu, lanjut Muslim, semoga ada atensi khusus pemerintah pusat.
"Harapan kami Ibu Menteri Lingkungan Hidup bisa membantu dalam penyelesaian ini. Kami berharap siapa pun yang punya akses ke Ibu Menteri mohon untuk bantu sampaikan masalah yang kami hadapi sekarang ini".
Menurut Permen LHK Nomor P.106 Tahun 2018, satwa dengan nama ilmiah Elephas maximus sumatrensis adalah hewan dilindungi.

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon
24/03/25
Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit
24/03/25
Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi
22/03/25
Harimau dalam Kondisi Cacat Masuk Kandang Jebak di Kabupaten Agam
12/03/25
Bayi Gajah yang Tersesat di Kebun Sawit Dievakuasi ke PLG Minas
11/03/25
Seekor Beruang Madu Terluka Akibat Jerat di Kawasan Konservasi Riau
11/03/25
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
