Seekor Trenggiling Dilepaskan ke Kawasan Hutan

3 min read
2022-08-18 11:10:37
Iklan
Belum ada deskripsim Lorem ipsum dolor sit amet, corrupti tempore omnis esse rem.



Gardaanimalia.com - Seekor trenggiling bernama ilmiah Manis javanica dengan berat 6 kilogram dilepasliarkan di kawasan hutan Desa Rawa Makmur, Kecamatan Kolang.

Sebelumnya, satwa dilindungi itu ditemukan seorang warga, pada Senin (15/8) sekira pukul 21:00 WIB saat melintas di jalan Dusun Sordang.

Penemuan tersebut kemudian diinformasikan kepada Jasman yang merupakan anggota Kelompok Konservasi Penyu Pantai Bandang (KKP2B).

Selanjutnya, oleh Jasman dikoordinasikan dengan Yayasan Menjaga Pantai Barat (Yamantab) yang kemudian diteruskan ke BKSDA dan pemerintah desa setempat.

"Mendapat informasi ada temuan trenggiling, saya langsung informasikan kepada lembaga terkait, ketua KKP2B, Pemerintah Desa dan Yamantab," ujarnya, Rabu (17/8).

Dirinya juga mengimbau warga yang menemukan agar mengamankan trenggiling sebelum dilepasliarkan. "Karena satwa tersebut dilindungi," jelas Jasman.

Adapun Ketua KKP2B, Parningotan Pandiangan, mengatakan pelepasan satwa liar itu adalah bentuk kesadaran warga Desa Rawa Makmur untuk melestarikan satwa.

Meskipun, awalnya warga tidak mengetahui kalau itu satwa dilindungi. Tetapi, usai dijelaskan akhirnya warga memahami dan membiarkan trenggiling dilepasliarkan.

Sementara itu, petugas BKSDA Sumatra Utara, Lantas Hutagalung menuturkan, semoga satwa yang dilepasliarkan dapat kembali hidup dengan baik di habitatnya.

Ia juga berharap, apabila warga menemukan trenggiling di jalan agar tidak menangkapnya dan membiarkan satwa tersebut kembali ke rimba.

"Harapan kita, ke depan jikapun bertemu trenggiling di jalan agar dibiarkan saja melintas dan kembali ke hutan," ungkap Hutagalung.

Perkuat Sosialisasi dan Penyadaran Masyarakat


Secara terpisah, Ketua Yamantab, Damai Mendrofa, menyebut wilayah Tapanuli Tengah merupakan daerah yang kaya dengan keanekaragaman hayati.

"Tapanuli Tengah bisa dikatakan sebagai salah satu bentengnya biodiversity di Pantai Barat Sumatera," ucapnya, Rabu (17/8) dikutip dari Garudaonline.

Sehingga, sangat mungkin terjadi masyarakat bertemu satwa dilindungi. Pasalnya, Tapanuli Tengah memiliki banyak kawasan hutan yang tersebar di 20 kecamatan.

Karenanya, kata Damai, sosialisasi dan penyadaran masyarakat sangat dibutuhkan agar semakin memahami apa yang harus dilakukan ketika menjumpai satwa liar.

"Ya tentu, kita berharap jangan diganggu, jangan ditangkap apalagi memperjualbelikannya," paparnya.

Ia menambahkan, bahwa ini bukan hanya soal penegasan undang-undang, namun terkait bagaimana mewariskan kekayaan ragam hayati ke generasi mendatang.

"Bayangkan jika semakin banyak satwa atau tumbuhan yang punah? Warisan apa yang kita beri ke anak cucu kita?" tandasnya.

Tags :
satwa liar Trenggiling hewan dilindungi hewan trenggiling
Writer:
Pos Terbaru
Persidangan Ungkap Fakta, 1,2 Ton Sisik Diduga Berasal dari Gudang Polres
Persidangan Ungkap Fakta, 1,2 Ton Sisik Diduga Berasal dari Gudang Polres
Berita
18/04/25
Menyoroti Kaburnya Monyet di BPBD Kabupaten Tangerang dan Pentingnya Kesejahteraan Satwa Liar
Menyoroti Kaburnya Monyet di BPBD Kabupaten Tangerang dan Pentingnya Kesejahteraan Satwa Liar
Berita
18/04/25
Seri Macan Tutul Jawa: Agung Ganthar Kusumanto, Macan Tutul itu Keren!
Seri Macan Tutul Jawa: Agung Ganthar Kusumanto, Macan Tutul itu Keren!
Liputan Khusus
16/04/25
[Infografis] Hiu Tutul dan Kemunculannya di Jawa Timur
[Infografis] Hiu Tutul dan Kemunculannya di Jawa Timur
Berita
16/04/25
Uji Lab Buktikan Keaslian Cula Badak asal Tiongkok yang Disita di Manado
Uji Lab Buktikan Keaslian Cula Badak asal Tiongkok yang Disita di Manado
Berita
16/04/25
Seri Macan Tutul Jawa: Mengamati Macan Tutul dari Prau sampai Sanggabuana
Seri Macan Tutul Jawa: Mengamati Macan Tutul dari Prau sampai Sanggabuana
Liputan Khusus
15/04/25
Hendak Jual Cula Badak dan "Kerupuk Udang", Empat Tersangka Diringkus Polisi
Hendak Jual Cula Badak dan "Kerupuk Udang", Empat Tersangka Diringkus Polisi
Berita
15/04/25
Orangutan Terpotret di Jendela Rumah di Thailand, Polisi Rencanakan Investigasi
Orangutan Terpotret di Jendela Rumah di Thailand, Polisi Rencanakan Investigasi
Berita
14/04/25
Jejak Buaya Muara Pulau Bacan: Didagangkan Hidup-Hidup ke Negeri Singa
Jejak Buaya Muara Pulau Bacan: Didagangkan Hidup-Hidup ke Negeri Singa
Liputan Khusus
14/04/25
Puluhan Anak Penyu Belimbing Dilepas di Pantai Along, Aceh
Puluhan Anak Penyu Belimbing Dilepas di Pantai Along, Aceh
Berita
11/04/25
FATWA: Evolusi Ubur-Ubur di Danau Kakaban
FATWA: Evolusi Ubur-Ubur di Danau Kakaban
Edukasi
11/04/25
Gajah Mati di Sawah Warga, Kabel Listrik Ditemukan di Sekitar Lokasi
Gajah Mati di Sawah Warga, Kabel Listrik Ditemukan di Sekitar Lokasi
Berita
11/04/25
Berkarya dengan Visi: Merekam Kekerasan di Balik Topeng
Berkarya dengan Visi: Merekam Kekerasan di Balik Topeng
Feature
07/04/25
FATWA: Taring Babirusa dapat Membunuh Dirinya Sendiri!
FATWA: Taring Babirusa dapat Membunuh Dirinya Sendiri!
Edukasi
07/04/25
Bangkai Gajah Ditemukan di Perbatasan Kebun Sawit dan TN Gunung Leuser
Bangkai Gajah Ditemukan di Perbatasan Kebun Sawit dan TN Gunung Leuser
Berita
07/04/25
Tiga Opsetan Tanduk Rusa Diamankan saat Arus Balik Mudik
Tiga Opsetan Tanduk Rusa Diamankan saat Arus Balik Mudik
Berita
05/04/25
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu
Berita
26/03/25
Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
Berita
26/03/25
Berpacu dengan Kepunahan [3]
Berpacu dengan Kepunahan [3]
Liputan Khusus
25/03/25
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
Liputan Khusus
25/03/25