Selundupkan Ribuan Burung ke Pulau Jawa, 2 Pelaku Ditangkap

Gardaanimalia.com - Dua pelaku penyelundupan burung berhasil ditangkap saat melintas di pintu keluar Tol Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung pada Senin (06/09/2021) dini hari. Penangkapan ini merupakan hasil kerjasama antara Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Bengkulu dengan Polda Lampung juga Flight Protecting Birds. Pelaku penyelundupan kini diperiksa di Mapolda Lampung.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Lampung, Hifzon Zawahiri, menjelaskan terdapat sekitar 2.440 ekor burung yang diselundupkan. Jenis burung yang menjadi barang bukti antara lain 20 ekor poksai mandarin, 520 ekor jalak kerbau, 315 ekor kolibri ninja, 10 ekor murai mancur, 150 ekor gelatik batu, 20 ekor platuk bawang, 1.350 ekor ciblek, 45 ekor kepodang, dan 10 ekor siri-siri.
Penyelundupan dilakukan dengan menempatkan burung pada kotak buah yang diangkut menggunakan mobil pick up. Diketahui ribuan burung tersebut akan dikirim kota Tanggerang dari Pekanbaru, Riau, menggunakan minibus.
Baca juga: Jenis Ikan Arwana yang Tidak Boleh Dipelihara
“Rencananya pelepasan satwa akan dilakukan di Tahura yang merupakan hasil kerjasama dengan Polda Lampung dan pihak-pihak lainnya” tambah Hifzon seperti dilansir dari Kompas TV.
Pelepasanliaran ribuan burung oleh BKSDA di Taman Hutan Raya (Tahura) Lampung dilakukan guna mengantisipasi tingkat stress dan kematian burung.
Sementara itu, Kepala Satuan SJR Ditlantas Polda Lampung AKBP Sugeng Suherman Widodo memamparkan pengungkapan ini bermula dari informasi tentang adanya 1 kendaraan yang membawa ribuan burung.
"Petugas melakukan pengejaran dan mengubungi petugas gerbang tol untuk memantau. Saat sampai di gerbang Bakauheni Utara, kendaraan berhasil dihentikan," jelasnya.

FLIGHT: Penyelundupan Burung Kicau sudah Seperti Minum Obat, Tiga Kali Sehari!
13/03/25
Jual Sepatu sekaligus Pipa Rokok Gading Gajah, FS Diringkus Polisi
13/03/25
Hidup-mati Kukang Sumatera di Jaringan Listrik Air Naningan
24/02/25
Dari Medan menuju Jakarta, Dihentikan di Bakauheni
24/10/24
Polisi Gagalkan Penyeludupan Ribuan Benih Bening Lobster di Lampung
21/10/24
Sebanyak 6.514 Burung Gagal Diselundupkan ke Tangerang
17/10/24
Tiga Opsetan Tanduk Rusa Diamankan saat Arus Balik Mudik

Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi
