Berita  

Temukan Enggang Jambul di Pekarangan, Warga Serahkan ke BKSDA

Seekor burung enggang jambul putih ditemukan seorang warga di pelataran rumahnya di Kalimantan Tengah. | Foto: Dok. BKSDA Kalimantan Tengah
Seekor burung enggang jambul putih ditemukan seorang warga di pelataran rumahnya di Kalimantan Tengah. | Foto: Dok. BKSDA Kalimantan Tengah

Gardaanimalia.com – Seorang warga Kecamatan Kotawaringin Lama menemukan seekor burung enggang jambul putih (Berenicornis comatus) di halaman rumahnya.

Menurut keterangan masyarakat setempat, burung dilindungi tersebut sedang hinggap di pekarangan rumah warga pada saat tim melakukan evakuasi.

Satwa liar dilindungi itupun akhirnya diserahkan warga kepada Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah pada Senin (17/1).

Melalui wawancara dengan Garda Animalia, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah mengatakan ini adalah kali pertama BKSDA menerima laporan untuk jenis enggang jambul putih.

“Baru pertama kali laporan untuk jenis enggang jambul putih. Sebelumnya belum pernah ditemukan kejadian seperti ini,” ungkapnya, Rabu (19/1).

BKSDA Kalimantan Tengah biasa menerima serahan dan sitaan jenis kangkareng hitam (Anthracoceros malayanus), kangkareng perut putih (Anthracoceros albirostris) dan rangkong badak atau enggang cula (Buceros rhinoceros), ujarnya melalui pesan Instagram.

Berdasarkan keterangan tertulis BKSDA, kondisi burung dilindungi tersebut dinyatakan cukup sehat. Namun sebelum satwa itu dilepasliarkan, pihaknya akan melakukan pemeliharaan dan pengamatan perilaku hewan.

“Saat ini satwa tersebut berada di kandang transit SKW II Pangkalan Bun,” tuturnya.

Kalimantan merupakan salah satu daerah persebaran burung enggang jambul putih. Menurut BKSDA, satwa dilindungi itu mendiami hutan primer, hutan dataran rendah, dan perkebunan sawit.

Saat ini, ancaman terhadap enggang jambul adalah degradasi habitat yang semakin mengancam populasi satwa dilindungi tersebut di alam. Termasuk perburuan.

Sehingga, BKSDA pun berharap habitat burung liar tersebut semakin baik, serta yang berkaitan dengan tutupan lahan juga diharapkan semakin baik ke depan. “Populasi bertambah dan tidak ada perburuan,” imbuhnya.

BACA JUGA:
Penyidik Tetapkan Dua Tersangka Atas Kematian 3 Ekor Harimau di Aceh
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments