Turun ke Permukiman, Kawanan Monyet Dievakuasi

Gardaanimalia.com - Puluhan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) diamankan oleh Seksi Konservasi Wilayah I Berau BKSDA Kalimantan Timur.
Primata dengan status konservasi endangered (terancam) itu dievakuasi di perumahan Berau Indah, Jalan Durian III, Tanjung Redeb, pada Kamis (16/3/2023).
Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Berau BKSDA Kalimantan Timur Dheny Mardiono mengungkapkan, evakuasi monyet dilakukan usai menerima laporan warga.
Dalam informasi itu disebut, sekawanan satwa liar datang ke lokasi padat penduduk, tepatnya di perumahan Berau Indah.
"Kami menerima dua laporan dari masyarakat perumahan Berau Indah dan juga masyarakat sekitar perumahan Berau Indah. Pas kami cek peta, ternyata sepertinya sumbernya sama," kata Dheny, Kamis (16/3/2023).
Menurut pemantauan pihak BKSDA, terdapat bukit kecil yang merupakan habitat monyet ekor panjang di belakang perumahan Berau Indah.
Oleh karenanya, petugas segera melakukan pemasangan kandang jebak di tempat-tempat biasa satwa liar itu muncul.
"Sekitar 4 atau 5 hari di situ, kami mendapatkan 5 ekor monyet ekor panjang, langsung dievakuasi. Selanjutnya, mendapatkan 6 ekor dan kembali mendapatkan tambahan 3 ekor lagi," jelas Dheny.
Total Macaca yang diamankan, yaitu sebanyak 14 individu. Ia mengatakan, keseluruhan satwa akan dilepasliarkan ke lokasi yang jauh dari permukiman masyarakat.
"Dari ke-14 monyet ini, berstatus tidak dilindungi. Sebagian sudah kami amankan (gerombolan monyet ekor panjang)," beber Dheny.
Lebih lanjut, Ia menerangkan bahwa evakuasi ini akan dihentikan sementara lantaran keterbatasan anggota. Beberapa di antara anggota tim ada yang masih berkegiatan di Kecamatan Kelay dan tempat lainnya.
"Alat jebak kami masih berada di lokasi tersebut. Namun, untuk saat ini kami tutupi sementara. Kemudian, kalau tim sudah kembali lagi, bisa kami jebak dan evakuasi kembali," tandasnya.

Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu
26/03/25
Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika
22/03/25
Amankan Monyet Peliharaan, BKSDA Jelaskan Bahaya Domestikasi Satwa Liar
15/03/25
Berang-Berang Bukan Peliharaan! Kenali 4 Jenis yang Hidup di Indonesia
14/03/25
FLIGHT: Penyelundupan Burung Kicau sudah Seperti Minum Obat, Tiga Kali Sehari!
13/03/25
Berkelana dengan Lensa ala Regina Safri
08/03/25
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
