Akibat Pelihara Owa, Seorang Anak Terluka

Gardaanimalia.com - Seorang anak dilaporkan terluka akibat diserang oleh seekor owa yang dipelihara warga di Dusun Sungai Bugis, Desa Kenyala, Kecamatan Telawan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Seperti diberitakan oleh InfoPBUN, peristiwa ini bermula ketika primata dilindungi itu terlepas dari kandangnya. Akibatnya, anak tersebut mendapatkan 20 jahitan.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Muriansyah, mengatakan pihaknya mendapat informasi terkait peristiwa ini pada Sabtu (11/09/2021). Pada hari berikutnya, petugas kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi owa berjenis kelamin jantan ini sudah dipelihara oleh warga selama kurang lebih 10 tahun itu.
Baca juga: Kumpulan Pertanyaan untuk Para Pemelihara Satwa Liar
"Owa yang dipelihara warga ini mengganas diduga kuat karena sedang masa birahi sehingga lebih agresif," ucap Muriansyah.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak memelihara owa dan satwa liar dilindungi lainnya. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut juga membahayakan.
"Banyak dampak negatif memelihara satwa liar khususnya owa. Jadi, jangan coba-coba memelihara," tegasnya.
Petugas BKSDA juga meminta agar masyarakat tidak menangkap atau membunuh satwa liar. Jika warga melihat atau ada gangguan satwa liar sebaiknya langsung melapor pada petugas, perangkat desa, polisi, atau TNI setempat.

Tiga Orangutan yang Dievakuasi BKSDA Kalteng sudah Dilepasliarkan
27/10/24
Seekor Bekantan Masuk Pondok Pesantren di Sampit
21/08/24
Akibat Pelihara Owa, Seorang Anak Terluka
14/09/21
Hidup di Semak-semak, Seekor Orang Utan Dievakuasi
12/04/21
2 Orang Utan Masuk Kebun Karet Warga Karena Kesulitan Makanan di Habitat
02/02/21
Miliki Sisik Trenggiling, Warga Kotim ini Ditangkap
15/01/19
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
