Menjarah
Menjarah
Menjarah
Berita

Macan Kumbang Diduga Konflik dengan Ternak Warga

1123
×

Macan Kumbang Diduga Konflik dengan Ternak Warga

Share this article
Ilustrasi satwa liar macan kumbang. | Foto: AFP/Getty Images
Ilustrasi satwa liar macan kumbang. | Foto: AFP/Getty Images

Gardaanimalia.com – Kemunculan satwa diduga macan kumbang di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kini tengah diselidiki.

Pemeriksaan tersebut dilakukan karena adanya temuan bangkai kambing dengan bekas luka gigitan di bagian leher dan badan, pada Sabtu (19/8/2023).

pariwara
usap untuk melanjutkan

Menurut warga setempat, kambing ternak milik warga diperkirakan mengalami konflik dengan macan kumbang (Panthera pardus melas).

Kepala Desa Sodong Tarmolah menyebutkan, bahwa peristiwa tersebut sudah bukan yang pertama, tapi yang keempat kalinya terjadi.

Sebelumnya, kata Tarmolah, macan pernah terlihat di Desa Sodong, tepatnya di akhir tahun 1980-an, tahun 1990, serta di awal tahun 2000-an.

Dari ketiga peristiwa sebelumnya itu, diketahui warga telah menangkap satwa liar dilindungi tersebut yang diduga menerkam ternak milik masyarakat.

“Semuanya macan, ada yang macan kumbang atau macan lurik. Tiga kejadian sebelumnya warga berhasil menangkap macannya. Saya melihatnya sendiri,” ujarnya.

Ada Dugaan Bukan Macan Kumbang, tapi Anjing Liar

Sementara itu, Kapolsek Wonotunggal AKP Teguh Werdiyanto menjelaskan, hasil pemeriksaan awal dokter hewan, 9 ekor kambing tersebut diduga diserang anjing liar.

Akan tetapi, kata Teguh, untuk hasil pastinya masih perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Simpulannya, kita tunggu saja,” ujarnya, Selasa (22/8/2023).

Tim BKSDA Jawa Tengah juga telah menerjunkan tim gabungan bekerja sama dengan Dolphin Center Batang, untuk mengonfirmasi laporan yang didapatkan.

Koordinator PPH BKSDA Jawa Tengah Joko Sulistianto menyampaikan, tim dikirim ke lokasi guna mengusut kasus tersebut. Namun demikian, informasi resmi terkait kejadian belum dapat dirilis.

“Dua hari ini tim kami telah diturunkan ke lapangan. Nanti apabila telah selesai akan ada keterangan dari kami,” ungkapnya kepada IDN Times.

Dalam keterangan resmi akun Instagram BKSDA Jawa Tengah, pihaknya melakukan pemeriksaan dengan melihat langsung lokasi kandang kambing.

Lokasi kandang hewan ternak tersebut berada jauh dari permukiman warga. BKSDA juga mengambil sampel cetakan jejak kaki satwa di areal persawahan dengan menggunakan gipsum.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments