Ratusan Burung Tanpa Dokumen Dimusnahkan Oleh BBKP Surabaya

  • Share
Ratusan Burung Tanpa Dokumen Dimusnahkan Oleh BBKP Surabaya
Pemusnahan burung oleh BBKP Surabaya. Foto: Antara/Indra

Gardaanimalia.com – Sebanyak 156 ekor burung tanpa dokumen yang berasal dari Ende, Nusa Tenggara Timur, dimusnahkan oleh Karantina Pertanian Surabaya. Pemusnahan dilakukan karena ada dua burung yang teridentifikasi positif Avian Influenza (AI) dan 143 ekor di antaranya juga sudah mati.

Dua burung yang positif AI adalah jenis bimoli dan tledekan. Keduanya mati ketika hasil uji laboratorium keluar. Selain burung bimoli dan tledekan, jenis burung lain yang ikut dimusnahkan antara lain anis kembang, branjangan, decu, dan ciblek. Ratusan burung tersebut merupakan limpahan dari Ditpolairud Polda Jatim pada 22 Maret 2021 silam.

“Untuk memutus penyebaran AI, maka dilakukan pemusnahan terhadap keseluruhan burung,” kata Kepala Karantina Pertanian Surabaya, Musyaffak Fauzi.

Ratusan Burung Tanpa Dokumen Dimusnahkan Oleh BBKP Surabaya
Burung yang dimusnahkan. Foto: Antara foto/Amarul Faruq

AI merupakan penyakit yang berbahaya utamanya bagi unggas. AI menyebabkan tingkat kematian yang tinggi dan bersifat zoonosis.

Baca juga: Kerugian Akibat Perburuan dan Perdagangan Satwa Capai Miliaran Rupiah

Musyaffak juga menegaskan bahwa pemusnahan burung dilakukan sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2019 pasal 48. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa pemusnahan media pembawa yang dimasukkan ke dalam atau dimasukkan dari suatu area ke area lain dilakukan apalagi setelah media pembawa tersebut:
1. Diturunkan dari alat angkut dan dilakukan pemeriksaan ternyata busuk atau rusak.
2. Dilakukan pengamatan dalam pengasingan ternyata tertular HPHP yang ditetapkan pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama, petugas juga memusnahkan satu kotak telur asal Taiwan. Kondisi telur tanpa dokumen itu sudah banyak yang pecah dan busuk.

  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments