Gardaanimalia.com - Kawanan gajah liar yang bergerak di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, kini masuik perkebunan warga di Kampung Kute Gelime dan dilaporkan telah bergerak ke Kampung Buter serta Kampung Rejewali.
Dalam video yang beredar dan direkam warga di Kampung Kute Gelime, terlihat seekor gajah berada di area perkebunan warga.
Satwa tersebut tampak bergerak di sekitar kebun sebelum dua warga mencoba mendekatinya. Gajah kemudian dengan cepat mengejar kedua warga itu. Dalam video beredar, keduanya berusaha menjauh untuk menghindari kejaran gajah.
Mengutip suara.com, dua warga yang dikejar gajah dalam keadaan selamat dan tidak mengalami luka.
Camat Ketol, Zumara, mengatakan keberadaan kawanan gajah di Kute Gelime terjadi sejak Sabtu (29/8/2026). Selain masuk perkebunan warga, sejumlah kebun juga dilaporkan mengalami kerusakan.
“Gajah tersebut kemarin bergerak ke perkebunan warga di Kampung Kute Gelime, kebun warga juga rusak. Hari ini gajah tersebut masuk ke Kampung Buter dan Kampung Rejewali,” kata Zumara kepada Garda Animalia, Minggu (30/8/2026).
Namun, hingga kini belum ada data lengkap mengenai jumlah maupun luas kebun warga yang mengalami kerusakan akibat keberadaan kawanan gajah tersebut.
Zumara mengatakan, beberapa hari sebelumnya tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh telah turun ke Kampung Bah untuk memantau keberadaan kawanan gajah.
“Beberapa hari lalu memang ada tim BKSDA Aceh yang turun ke Kampung Bah,” ujarnya. Namun, setelah kawanan gajah bergerak ke kampung lainnya, Zumara mengatakan belum ada tim BKSDA yang kembali turun ke lokasi baru.
“Saat pergerakan gajah ini mulai turun ke desa lain, pihak BKSDA belum ada yang turun,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, membenarkan keberadaan kawanan gajah tersebut.
Ia mengatakan tim Resort BKSDA Aceh telah bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Kawanan gajah yang diperkirakan berjumlah sekitar 10 ekor tersebut sebelumnya berada di sekitar Kampung Bah, Kecamatan Ketol. Di lokasi itu, sedikitnya lima rumah kebun warga dilaporkan rusak.
Pemerintah kampung juga telah mengimbau warga untuk sementara tidak beraktivitas di kebun guna menghindari pertemuan langsung dengan kawanan gajah. Pergerakan kawanan gajah yang kini memasuki sejumlah kampung membuat kewaspadaan warga perlu ditingkatkan.














