BKSDA Aceh Lepasliarkan Harimau Suro di Taman Nasional Gunung Leuser

  • Share
BKSDA Aceh Lepasliarkan Harimau Suro di Taman Nasional Gunung Leuser
Harimau Sumatera bernama Suro. Foto: Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Gardaanimalia.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melepasliarkan seekor harimau sumatra (Pathera tigris sumatrae) bernama Suro pada Sabtu (13/3/2021). Pelepasliaran ini dibantu oleh Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), BBKSDA Sumatera Utara, Direktorat KKH, Bupati Gayo Lues, Tiger Project UNDP, Wildlife Conservastion Society-Indonesia (WCS-IP), Forum Konservasi Leuser (FKL), dan Yayasan Parsamuhan Bodhicitta Mandala Medan.

Taman Nasional Gunung Leuser dipilih sebagai lokasi pelepasliaran karena dianggap cocok menjadi habitat harimau tersebut. Berdasarkan kajian populasi, ancaman, hingga keberadaan satwa mangsa, lokasi tersebut sangat memenuhi syarat. Sebelum pelepasliaran, tim dari BBTNGL juga sudah melakukan operasi sapu jerat untuk mengantisipasi ancaman jerat.

“Pelepasan harimau tersebut setelah tim medis menyatakan satwa dilindungi itu sehat,” tutur Agus Arianto, Kepala BKSDA Aceh sebagaimana dikutip dari laman Antara.

Harimau yang diberi nama Suro ini sebelumnya menjalani proses rehabilitas dan perawatan di Barumun Sanctuary sebelum akhirnya dilepaskan di Taman Nasional Gunung Leuser. BKSDA Aceh pertama kali menemukan Suro di Desa Pangkalan Sulampi, Kecamatan Suro Makmur, Kabupaten Aceh Singkil pada Desember 2020. Saat itu satwa dilindungi ini masuk ke perangkap yang dipasang oleh BKSDA.

Baca juga: Kenali 4 Jenis Ikan Belida yang Dilindungi

Agus memamparkan, BKSDA Aceh sengaja memasang perangkap untuk menyelamatkan harimau jantan tersebut. Pada saat itu, posisinya berada di kawasan risiko tinggi.

Sementara, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indra Exsploitasia, menyampaikan apresiasi untuk semua pihak yang terlibat dalam pelepasliaran ini.

“Atas nama KLHK, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang mendukung pelepasliaran, yang merupakan bentuk kolaborasi multipihak dalam upaya pelestarian harimau sumatera,” tuturnya.

BACA JUGA:
BKSDA Aceh Titipkan Harimau Sumatera ke Barumun Nagari Wildlife Sanctuary

Ia juga mengajak masyarakat utamanya yang tinggal di sekitar kawasan taman nasional agar ikut melestarikan satwa liar dengan tidak memasang jerat, racun, dan tidak melakukan perburuan.

  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments