Diduga Kelaparan, Monyet Ekor Panjang Masuk Perumahan Warga

  • Share
Proses penyelamatan dan evakuasi monyet ekor panjang yang dilakukan oleh petugas DPKP Kota Depok, Minggu (28/11). | Foto: Arnet/Radar Depok
Proses penyelamatan dan evakuasi monyet ekor panjang yang dilakukan oleh petugas DPKP Kota Depok, Minggu (28/11). | Foto: Arnet/Radar Depok

Gardaanimalia.com – Kembali terjadi, seekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) muncul di Jalan Mede, Cagar Alam di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok pada Minggu (28/11).

Monyet yang belum diketahui secara pasti apakah merupakan peliharaan lepas atau satwa liar tersebut sempat dilakukan evakuasi oleh warga setempat.

Namun, upaya evakuasi warga tidak berhasil lantaran monyet ekor panjang itu melakukan perlawanan, sehingga sulit ditangkap.

Dinilai dapat membahayakan, warga pun melaporkan keberadaan monyet tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok.

Tidak lama setelah informasi yang disampaikan oleh warga, petugas pun langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan dan evakuasi satwa primata tersebut.

Welman Naipospos, Kabid Pengendalian dan Operasi Dinas Damkar Depok menerangkan bahwa proses evakuasi sempat mengalami kendala. Hal ini dikarenakan monyet tersebut terus menjauhi petugas.

“Evakuasi agak sulit ya, karena monyetnya loncat dan kabur-kaburan saat mau ditangkap. Tetapi dengan kemampuan yang dimiliki petugas, monyetnya dapat kami evakuasi,” pungkas Welman.

Kemunculan primata yang tidak diketahui apakah peliharaan lepas atau satwa liar tersebut di tengah perumahan daerah Depok bukan pertama kali terjadi.

Sebelumnya, seekor monyet ekor panjang ditemukan terlantar di daerah Pondok Cina, Depok dan berhasil dievakuasi oleh petugas Tim SAR Pemkot pada Februari malam (14/2).

Evakuasi satwa tersebut merupakan hasil laporan warga. Ia meminta bantuan dari Pemkot, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Tim SAR. Saat ditemukan, sang monyet dalam kondisi sedang ketakutan.

Puluhan ekor monyet ekor panjang juga pernah masuk ke kawasan perumahan IPTN, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok pada Agustus lalu (16/8/21).

Jumlah kawanan monyet tersebut diperkirakan mencapai 30-50 ekor dan diduga berasal dari Bumi Perkemahan Cibubur.

BACA JUGA:
BKSDA Jember Melepasliarkan Puluhan Ekor Monyet Ekor Panjang

Ketua RT 10/03, Sudrajat Suciono menjelaskan, biasanya kawanan monyet ini datang ke permukiman warga pada pagi sekitar pukul 06.00-08.00 WIB dan sore sekitar pukul 16.00-18.00 diduga kelaparan lalu mencari makan.

Peristiwa serupa di perumahan IPTN rupanya sudah terjadi sejak lima tahun terakhir. Akan tetapi, semakin ke sini jumlahnya kian banyak. Keberadaan monyet-monyet tersebut cukup meresahkan karena pernah berkonflik dengan warga.

Menanggapi peristiwa tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat pun pada waktu itu, Selasa (17/8) mendatangi lokasi dan melakukan tindakan.

Hingga saat ini, November 2022, telah tercatat ada empat ekor monyet yang dievakuasi di daerah Depok oleh petugas.

  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments