Puisi

Hitam Putih yang Diadili Tanpa Pernah Berdosa

24/08/2026|Afifah Putri Ningdiyah
Ilustrasi tapir asia Tapirus indicus - Hitam Putih yang Diadili Tanpa Pernah Berdosa

Ilustrasi tapir asia (Tapirus indicus).

Warna tubuhku sangat jelas

Hitam dan putih

Layaknya kehidupan

Kadang merekah dan kadang pedih


Namaku Tapir

Mataku kecil sejak lahir

Makanan kesukaanku daun dan buah kecil

Hidupku di hutan yang asri... sebelum ada yang mengganggu rumah kami


Jumlahku dan keluargaku tidak lagi banyak

Kami terancam

Rumah kami dihantam

Oleh kebun sawit dan juga tambang


Aku hanya berjalan di rumahku sendiri

Entah mengapa sudah ada aspal di sana

Kawanan manusia menghampiri

Aku tidak tahu harus bagaimana


Renggut! Kau renggut nyawaku!

Belum puas menjajah rumahku

Kau sembelih aku untuk disantap

Tertawa dan kenyang, Kau Biadab!


Aku tidak pernah mengganggu

Bahkan aku sangat pemalu

Aku hanya butuh makan untuk hidup

Seakan daun dan ranting muda liar hanya diperuntukkan kepadamu


Oh, Manusia...

Betapa malang dirimu dan keturunanmu

Hanya dapat menghancurkan tanpa menghasilkan

Sungguh kehancuran ini, akan kalian lakukan sampai kapan?