Berita

Ratusan Tukik Dilepasliarkan, Warga Buleleng Diajak Jaga Habitat Penyu

24/08/2026|Ahmad Muzakky
Pelepasliaran tukik di Pantai Desa Banjar Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng Bali Jumat 2182026 Bagian Humas dan Protoko...

Pelepasliaran tukik di Pantai Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (21/8/2026). | Bagian Humas dan Protokol Pemkab Buleleng

Gardaanimalia.com – Sebanyak 200 ekor tukik dilepasliarkan di Pantai Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (21/8/2026).

Sebanyak 200 tukik yang dilepas hari itu sebelumnya berasal dari telur penyu yang ditemukan nelayan di pesisir Buleleng.

“Telur tersebut kemudian diserahkan kepada Sea Turtle Ranger Conservation Center untuk ditangani hingga menetas dan dilepasliarkan,” ungkap Putra Aryana.

Pelepasan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan populasi penyu di pesisir Buleleng.

Wakil Bupati Buleleng Supriatna mengatakan pelestarian lingkungan perlu menjadi bagian dari cara masyarakat memaknai peringatan kemerdekaan.

“Mudah-mudahan dengan tema dan momentum 17 Agustus ini bisa meningkatkan dan menguatkan kesadaran kita terkait dengan pelestarian lingkungan alam semesta bersama seluruh isinya,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Garda Animalia, Jumat (21/8/2026).

Supriatna juga mengajak masyarakat menjaga ekosistem pesisir secara berkelanjutan. Menurut dia, kegiatan pelestarian lingkungan tidak cukup dilakukan sekali, tetapi perlu menjadi kebiasaan.

Pelepasan tukik dilakukan bersamaan dengan kegiatan bersih pantai. Dia menyebut, kondisi pantai menjadi bagian penting dalam siklus hidup penyu.

Sampah, perubahan habitat, aktivitas manusia, hingga gangguan di pesisir dapat mempengaruhi keberlangsungan satwa tersebut.

“Hari ini kita mari bersama-sama untuk terus melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya bisa menjaga ekosistem kita di Buleleng ini,” kata Supriatna.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Buleleng I Gede Putra Aryana mengatakan bahwa pelepasan tukik dan bersih pantai menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan pesisir.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan pantai, melestarikan ekosistem pesisir, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap keberlangsungan satwa, khususnya penyu dan tukik,” jelasnya.