Jejak Tapir Ditemukan di Ladang Warga, BKSDA Sumbar Pasang Kamera Trap

Jejak Tapir Ditemukan di Ladang Warga, BKSDA Sumbar Pasang Kamera Trap
Ilustrasi tapir sumatera (Tapirus indicus). Foto: PSL/Adi Prima

Gardaanimalia.com – BKSDA Sumatera Barat Seksi Konservasi Wilayah II Resor Tanah Datar temukan jejak kaki satwa liar jenis tapir sumatera (Tapirus indicus) berukuran panjang 23 cm dan lebar 21 cm di Nagari Tanjuang Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, Selasa (25/08/2021). Penemuan jejak kaki tapir ini adalah hasil tindaklanjut dari laporan masyarakat yang melihat banyak jejak kaki satwa di ladang mereka sejak hari Sabtu (21/08/2021).

Masyarakat yang khawatir terjadi konflik satwa dan manusia, melaporkan temuan ini ke kepolisian dan BKSDA Sumbar. Jarak lokasi ditemukannya jejak kaki tapir dengan pemukiman sekitar 300 m, sedangkan jarak ke kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Marapi sekitar 5 km.

Baca juga: Belum Putusan, BBKSDA Riau Lepasliar 8 Kukang Korban Perdagangan

“BKSDA Sumbar memutuskan memasang kamera trap di sekitar temuan jejak kaki tapir untuk menentukan langkah selanjutnya,” ucap Ardi Andono, Kepala BKSDA Sumbar, Rabu (25/08/2021).

Ardi menambahkan, pihaknya juga memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat sekitar bahwa tapir termasuk binatang dilindungi dan tidak boleh diburu atau dibunuh. Satwa ini masuk dalam jenis yang dilindungi menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindingi.

Satwa berwarna hitam yang biasa hidup di pedalaman hutan Sumatera ini masuk dalam kategori terancam punah (Endangered) menurut daftar merah IUCN.

Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback
1 month ago

[…] Jejak Tapir Ditemukan di Ladang Warga, BKSDA Sumbar Pasang Kamera Trap26 August 202126 August 2021 […]