Karhutla Nagan Raya, Satwa Mati Terpanggang

Gardaanimalia.com - Satwa jenis ular ditemukan mati terpanggang dalam peristiwa karhutla (kebakaran hutan dan lahan) gambut di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.
Temuan ini dikemukakan oleh Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya Agus Salim, Minggu (25/6/2023), dilansir dari iNews Aceh.
"Satwa liar jenis ular yang ditemukan memiliki panjang sekitar satu meter lebih dan berat lebih dari satu kilogram," ujar Agus. Namun, keterangan lebih lanjut terkait spesies tidak disebutkan.
Si Jago Merah mulai menyala di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir sejak 12 Juni 2023 dan telah menyebar di tiga kecamatan. Dua kecamatan lainnya adalah Kecamatan Darul Makmur dan Kuala.
Selama dua minggu upaya pemadaman masih terus dilakukan pada titik-titik api yang mudah dijangkau.
Upaya ini dikerjakan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, dan Polri serta warga dengan gunakan mesin pompa portabel. Mesin pompa digunakan karena lokasi tak dapat diakses kendaraan pemadam.
"Minimnya sumber air dan akses ke lokasi membuat petugas kesulitan dalam memadamkan api," kata Agus. Tak hanya itu, angin kencang juga menjadi kendala dalam memadamkan api.
Kepolisian Usut Penyebab Karhutla
Menurut informasi oleh Liputan6, kebakaran hingga Selasa (27/6/2026) telah melalap total 26 hektare lahan yang juga adalah Area Penggunaan Lain (APL).
Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) IV Aceh Khairul Rizal sebut akan telusuri lokasi untuk periksa lahan rawa gambut yang dilindungi agar tidak kena api.
Di sisi lain, Polres Nagan Raya sedang selidiki penyebab karhutla. Melalui berita Aceh Tribun News, Kapolres Nagan Raya AKBP Setiyawan Eko Prasetiya dan tim tengah minta keterangan saksi di lokasi kebakaran.
"Kami akan usut tuntas. Kita dalami apakah sengaja dibakar atau penyebab lain," terang Setiyawan.
Pihak petugas pun kembali ingatkan warga untuk tidak lakukan bakar kebun saat musim kemarau. Karena hal itu rentan sebabkan karhutla.

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi
25/03/25
BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun
17/03/25
Terisolir di Kebun Sawit, Orangutan Sumatera Dievakuasi ke Hutan Lindung
06/03/25
Harapan Baru, Gajah Septi Lahirkan Anak dalam Kondisi Sehat
20/02/25
Konflik Gajah di Aceh Barat Terulang, Perubahan Habitat Menyulitkan Penghalauan
15/02/25
Relasi Harmonis Gajah-Manusia dalam Sejarah dan Tradisi Budaya di Aceh
07/02/25
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
