Berita

Warga Aceh Disergap Harimau Sumatera Saat Berkebun

20/05/2026|Mardili
Ilustrasi harimau Panthera tigris Foto ambquinnPixabay - Warga Aceh Disergap Harimau Sumatera Saat Berkebun

Ilustrasi harimau (Panthera tigris). | Foto: ambquinn/Pixabay

Gardaanimalia.com - Seorang warga Desa Singah Mulo, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, dilaporkan diterkam harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) saat sedang beraktivitas di kebunnya, Selasa (19/5/2026) siang.

Korban diketahui bernama Roni (26), warga Dusun Ayu Ara, Desa Singah Mulo. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius di bagian wajah dan bahu.

Kapolsek Putri Betung, Novrizal mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di area perkebunan warga di Dusun Siongal-Ongal, Desa Singah Mulo.

“Korban saat itu sedang bekerja di kebunnya. Kemudian, saksi bernama Samin mendengar teriakan dari arah kebun korban dan langsung menuju lokasi,” kata Ipda Novrizal kepada Garda Animalia, Selasa (19/5/2026).

Dia menjelaskan, saksi melihat korban sudah bersimbah darah  di lokasi kejadian. Kepada saksi, korban mengaku baru saja diterkam harimau sumatera.

“Saksi kemudian membawa korban pulang menggunakan sepeda motor sebelum akhirnya korban dirujuk ke Rumah Sakit Salahudin Aceh Tenggara untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujarnya.

Novrizal menyebut, korban mengalami luka sobek di bibir atas dan bibir bawah, serta luka di bagian bahu kiri akibat konflik dengan satwa liar tersebut.

Ia mengatakan, harimau sumatera memang kerap berkeliaran di wilayah Kecamatan Putri Betung yang saat ini telah menjadi area perkebunan.

“Beberapa bulan lalu, harimau juga sempat memangsa ternak warga seperti kambing, biri-biri, dan anjing di Desa Meloak Aih Ilang,” ungkapnya.

Pasca-kejadian, pihak kepolisian langsung mengimbau masyarakat untuk menghentikan sementara aktivitas di kebun dan mencari lokasi yang lebih aman guna menghindari kejadian serupa.

“Kami sudah meminta para penghulu dan perangkat desa untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar sementara waktu tidak beraktivitas sendirian di kebun dan segera kembali ke tempat aman,” ujar Novrizal.

Selain itu, Kapolsek Putri Betung juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh terkait penanganan kemunculan harimau sumatera di wilayah tersebut.