7 Tahun Pelihara Satwa Langka, Warga Serahkan Owa-Owa Lantaran Kasihan

  • Share
Seekor owa-owa yang telah dipelihara selama 7 tahun oleh seorang warga Sampit kini sudah diserahkan ke pihak BKSDA Kalimantan Tengah. | Foto: BKSDA Kalteng
Seekor owa-owa yang telah dipelihara selama 7 tahun oleh seorang warga Sampit kini sudah diserahkan ke pihak BKSDA Kalimantan Tengah. | Foto: BKSDA Kalteng

Gardaanimalia.com – Seorang warga Sampit ingin menyerahkan seekor owa-owa dan menghubungi call center Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah pada Kamis (19/5).

Menindaklanjuti hal itu, Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah mengatakan, pihaknya langsung melakukan komunikasi kepada pelapor bernama Kiki.

Usai menghubungi Kiki, pihaknya mendapatkan informasi bahwa satwa dilindungi tersebut tengah berada di tempat keluarganya yang ada di Jalan Delima 7, Sampit.

Kemudian, pihak BKSDA pun bergegas menuju lokasi dan akhirnya bertemu dengan warga bernama Nurita yang diketahui memelihara satwa liar tersebut.

“Dari keterangan Nurita, owa-owa didapat dari warga Kecamatan Antang Kalang dan sudah dipelihara sekitar 7 tahun,” ungkap Muriansyah pada Sabtu (21/5).

Satwa langka berjenis kelamin betina itu diserahkan oleh Nurita lantaran warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang tersebut merasa kasihan melihat satwa liar itu sendirian dan sudah mulai mengamuk.

“Petugas menduga, owa-owa sudah masuk masa birahi/pengen kawin, dan petugas memberikan pengarahan kepada pemilik owa-owa tersebut,” jelas Muriansyah.

Kemudian, pada Sabtu (21/5) siang, tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II dan Yayasan Orangutan Foundation United Kingdom (OF-UK) pun melakukan serah terima satwa dilindungi tersebut.

Saat ini, satwa langka itu berada di kandang transit kantor SKW II Pangkalan Bun untuk dilakukan pemeriksaan dan pengamatan perilakunya.

“Owa-owa berjenis kelamin betina, umur sekitar 7 tahun dan nampak sehat. Setelah giat serah terima, owa-owa langsung dibawa ke kantor SKW II di Pangkalan Bun,” kata Muriansyah.

Dalam keterangan BKSDA Kalimantan Tengah, pihaknya berharap semoga satwa dilindungi tersebut nantinya dapat dikembalikan ke habitat alaminya.

BACA JUGA:
Penyelundupan Ribuan Telur Penyu di Bangka Belitung Berhasil Dicegat
  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments