Berita  

Diangkut dari Hutan, Trenggiling Berhasil Diselamatkan Warga

Gambar seekor trenggiling yang gagal diangkut oleh orang tak dikenal dari dalam hutan Gunung Ciremai. | Foto: Dok. Gunung Ciremai
Gambar seekor trenggiling yang gagal diangkut oleh orang tak dikenal dari dalam hutan Gunung Ciremai. | Foto: Dok. Gunung Ciremai

Gardaanimalia.com – Seekor trenggiling dengan nama ilmiah Manis javanica berhasil diamankan Satuan Tugas (Satgas) Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).

Satwa dilindungi tersebut merupakan hasil serahan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang merupakan mitra dari Balai TNGC.

Penyelamatan satwa dilindungi itu bermula saat Djafar dari MPA Desa Setianegara sedang memeriksa paralon air di Kawasan Lambosir, Gunung Ciremai, Kuningan.

Saat itu, ia melihat ada dua orang yang tak dikenal tengah membawa karung kecil di tangan mereka dalam kondisi buntelan yang sudah diikat.

Ketika Djafar menanyakan isi dari karung tersebut, orang tak dikenal yang ditemui dalam hutan itu mengaku bahwa yang mereka bawa adalah tunggak pakis untuk pot bunga.

Namun karena kecurigaannya, Djafar pun meminta dua orang itu untuk menyerahkan karung yang mereka bawa. Setelah buntelan karung dibuka, Djafar mendapati seekor trenggiling di dalamnya.

Sebelum sempat ia menanyakan terkait isi karung, pelaku yang mengangkut satwa dilindungi tersebut diketahui telah melarikan diri karena ketakutan.

Usai mengamankan trenggiling, Djafar pun langsung menghubungi Satgas Polisi Kehutanan TNCG karena khawatir salah prosedur dalam melepasliarkan satwa langka itu.

“Saya menghubungi pihak TNGC karena saya sebagai mitranya harus patuh dan taat terhadap aturan yang ada. Saya tidak berani melepaskan sendiri, karena takut menyalahi prosedur, makanya saya menghubungi pihak polhut,” jelas Djafar, Selasa (8/3) dalam keterangan tertulis di laman Facebook Gunung Ciremai.

Sementara itu, Oman DP, Kepala Satgas Polisi Kehutanan TNGC mengapresiasi tindakan cepat dari Djafar dalam penyerahan trenggiling yang diketahui berjenis kelamin betina dengan usia sekitar 2 tahun dan memiliki bobot 6 kilogram tersebut.

Oman juga menjelaskan bahwa satwa langka itu selanjutnya akan diserahkan oleh pihak Balai TNGC kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.

BACA JUGA:
Bayi Orangutan Diselamatkan dari Perdagangan Ilegal Satwa di Sumatra

“Kami telah menghubungi pihak BBKSDA Jawa Barat untuk dilakukan pemeriksaan dan penyerahan terkait adanya penyerahan trenggiling dari masyarakat,” ujarnya.

Akan tetapi, Oman mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui apakah satwa langka itu akan langsung dilepasliarkan di wilayah TNGC atau tidak. “Kami menunggu dulu dari pihak BBKSDA,” pungkasnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments