Berita

Dua Po Meurah Singgah di Indrapuri, Warga Antusias Saksikan Gajah Konservasi Menuju Aceh Barat

16/07/2026|Mardili
Dua individu gajah sumatera Elephas maximus sumatranus menarik perhatian warga saat diturunkan dari kendaraan karena gangg...

Dua individu gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) menarik perhatian warga saat diturunkan dari kendaraan karena gangguan teknis. | Foto: Mardili

Gardaanimalia.com – Dua individu gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) jinak dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Sare, Aceh Besar, menarik perhatian warga saat singgah di Kecamatan Indrapuri, Selasa (14/7/2026).

Kedua gajah jantan itu terpaksa diturunkan sementara di kawasan rindang dekat jalan nasional setelah truk pengangkutnya mengalami gangguan teknis. 

Keberadaan dua Po Meurah (sebutan gajah dalam bahasa Aceh) itu berhasil mengundang kerumunan warga. Bahkan, para pengguna jalan yang melintas sampai menghentikan kendaraan untuk menyaksikan satwa dilindungi tersebut.

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak tampak antusias mengamati dari jarak aman di bawah pengawasan para mahout. 

Mahout PLG Sare, Anggi, mengatakan kedua gajah itu sebenarnya sedang dalam perjalanan menuju Kabupaten Aceh Barat untuk mendukung pemasangan GPS collar pada gajah liar sebagai bagian dari upaya pemantauan pergerakan satwa. 

"Awalnya kami bersama dua individu gajah jantan dari PLG Sare hendak berangkat ke Aceh Barat untuk pemasangan GPS collar. Namun sesampainya di Indrapuri, kendaraan yang mengangkut gajah mengalami kendala sehingga keduanya harus diturunkan sementara di lokasi yang teduh sambil menunggu mobil diperbaiki," kata Anggi kepada Gardaanimalia saat ditemui di lokasi, Rabu (15/7/2026). 

Uploaded content
Anak-anak dengan pengawasan orang tuanya terlihat antusias melihat gajah sumatera secara dekat. | Foto: Mardili

Anggi menjelaskan, lokasi pemberhentian dipilih karena memiliki banyak pepohonan sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi kedua gajah selama menunggu perjalanan dilanjutkan. 

Di sela keramaian, Muhammad Nasir, salah seorang warga yang melintas bersama anaknya, mengaku sengaja berhenti setelah melihat banyak orang berkumpul di pinggir jalan. 

"Saya dan anak sedang dalam perjalanan pulang. Karena melihat ramai orang, kami ikut berhenti. Ternyata ada dua Po Meurah. Anak saya sangat senang karena baru pertama kali melihat gajah sumatera dari dekat," katanya. 

Momen singkat itu menjadi pengalaman langka bagi sebagian warga. Banyak di antara mereka mengabadikan kehadiran dua gajah jinak tersebut menggunakan telepon genggam, meski tetap menjaga jarak sesuai arahan mahout. 

Setelah kendaraan selesai diperbaiki, kedua gajah PLG Sare dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Aceh Barat untuk mendukung pemasangan GPS collar

Teknologi tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam memantau pergerakan gajah liar, sekaligus membantu mitigasi konflik antara manusia dan gajah di wilayah jelajahnya.