Dugaan Sementara: Gajah Sumatera Mati Karena Keracunan

  • Share
Dugaan Sementara: Gajah Sumatera Mati Karena Keracunan
Pemeriksaan gajah sumatera yang mati. Foto: Antara Aceh/ HO

Gardaanimalia.com РHasil nekropsi secara makroskopis  (pemeriksaan tanpa mikroskop) terhadap gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis) liar yang mati di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, sudah keluar. Menurut hasil tersebut, gajah diduga mati karena keracunan pupuk. Namun, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyampaikan bahwa itu baru dugaan sementara.

“Dari hasil nekropsi, gajah betina tersebut bunting. Terlihat perubahan usus hemoragi, jantung hancur, dan lidah membiru. Tidak ditemukan adanya bekas kekerasan fisik, baik luka tembak, sayat, tusuk, maupun bakar,” jelas Agus Arianto, Kepala BKSDA Aceh.

Dugaan keracunan pupuk tersebut diperkuat dengan adanya pupuk yang berceceran di dekat lokasi bangkai gajah sumatera itu ditemukan. Namun, untuk mengetahui penyebab pastinya pemeriksaan lebih mendalam masih terus dilakukan.

Baca juga: Bareskrim Menggerebek Penangkaran Burung Ilegal di Sukabumi

“Tim sudah mengirim sampel organ antara lain hati, limpa, paru-paru, usus, lambung, lidah, dan feses ke laboratorium forensik,” imbuhnya.

Tidak hanya pemeriksaan secara medis, Agus menyatakan BKSDA juga melakukan koordinasi dengan Polres Bener Meriah.

“Untuk penyelidikan apakah ada unsur tindak pidana dalam kematian gajah tersebut atau tidak,” kata Agus.

BKSDA Aceh juga kembali mengingatkan warga untuk tidak merusak hutan karena itu adalah habitat untuk gajah. Jangan sampai satwa dilindungi ini punah mengingat saat ini IUCN sudah memasukkan gajah sumatera sebagai salah satu spesies yang terancam kritis dan berisiko tinggi punah di alam.

  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments