Hidup di Semak-semak, Seekor Orang Utan Dievakuasi

Gardaanimalia.com - Seekor orang utan yang ditemukan di komplek Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalan Jenderal Sudirman, Mentawa Baru, Kotawaringin Timur dievakuasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) pos jaga Sampit bersama Tim Rescue Seksi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun. Orang utan ini diperkirakan berusia delapan tahun dengan berat 30 kilogram.
Evakuasi ini berawal dari laporan staf Dinas Lingkungan Hidup bahwa ada orang utan yang masuk ke UPTD pengelolaan sampah pada 6 April 2021 lalu. Di lokasi ini sudah tidak ada hutan, yang ada hanya vegetasi semak belukar dengan sedikit pepohonan.
Menanggapi laporan tersebut, pihak BKSDA WRU SKW II bersama yayasan Orangutan Fondation International (OFI) langsung mendatangi lokasi karena khawatirkan adanya konflik. Terlebih lagi, primata ini berada di kawasan yang seraing menjadi tempat menembak burung.
"Kami mempercepat evakuasi karena di sekitar lokasi sering dijadikan tempat untuk menembak burung oleh sejumlah warga," ujar Muriansyah, Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, sebagaimana dikutip dari laman Kumparan.
Baca juga: 199 Burung Endemik Maluku Dilepasliarkan Oleh BKSDA
Evakuasi ini terbilang cukup sulit karena pohon yang menjadi tempat orang utan tersebut beristirahat cukup tinggi. Petugas lebih dulu memburu hewan ini hingga primata tersebut lari ke pohon yang lebih rendah. Setelah itu barulah ditembak bius satu kali agar evakuasi bisa dilakukan.
"Hanya 1 kali bius orang utan ini bisa kami evakuasi," lanjut Muriansyah.
Orang utan tersebut sudah beberapa kali dilihat oleh warga. Masyarakat sempat khawatir karena takut diserang oleh hewan dilindungi tersebut. Selain itu, dikhawatirkan satwa liar tersebut akan diburu oleh warga karena dianggap mengganggu.
"Kami berpesan kepada warga, jika melihat hewan dilindungi jangan diserang atau dibunuh. Namun laporkan kepada kami, agar kami evakuasi nantinya," terang Muriansyah.

Tiga Orangutan yang Dievakuasi BKSDA Kalteng sudah Dilepasliarkan
27/10/24
Seekor Bekantan Masuk Pondok Pesantren di Sampit
21/08/24
Akibat Pelihara Owa, Seorang Anak Terluka
14/09/21
Hidup di Semak-semak, Seekor Orang Utan Dievakuasi
12/04/21
2 Orang Utan Masuk Kebun Karet Warga Karena Kesulitan Makanan di Habitat
02/02/21
Miliki Sisik Trenggiling, Warga Kotim ini Ditangkap
15/01/19
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
