Berita

Ratusan Telur Penyu Hijau Diselamatkan dari Ancaman Predator di Buleleng

19/06/2026|Ahmad Muzakky
Puluhan telur penyu yang ditemukan di pesisir Pantai Camplung Desa Banyuasri Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Bali F...

Puluhan telur penyu yang ditemukan di pesisir Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali. | Foto: Kelompok Usaha Bersama (KUB) Karang Gunung.

Gardaanimalia.com – Sebanyak 182 butir telur penyu hijau (Chelonia mydas) dievakuasi dari kawasan Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali.

Telur-telur tersebut ditemukan sepanjang awal Juni 2026 berada di lokasi yang berisiko terganggu predator. Evakuasi dilakukan oleh nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Karang Gunung bersama relawan Kurma Segara Raksa Banyuasri.

Telur-telur tersebut dipindahkan ke tempat penampungan sementara untuk menjaga peluang menetas.

Ketua KUB Karang Gunung Teguh mengatakan, dua ekor penyu hijau naik ke Pantai Camplung dan membuat sarang di dua titik berbeda.

Pada sarang pertama, telur ditemukan dalam kondisi terancam karena keberadaan anjing liar di sekitar pantai. Nelayan kemudian memindahkan telur dari sarang tersebut.

“Di titik pertama telur berhasil diamankan setelah sebelumnya diincar anjing liar. Sementara di titik kedua, salah seorang nelayan menunggui penyu saat bertelur sehingga sarang tersebut terhindar dari gangguan anjing,” ujar Teguh, Kamis (18/6/2026), pada Garda Animalia.

Dari sarang pertama, sebanyak 73 butir telur berhasil dievakuasi. Sementara, sarang kedua berisi 109 butir telur.

Seluruh telur kemudian dipindahkan ke bak penampungan sementara yang telah disiapkan relawan.

Uploaded content
Nelayan di Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, mengevakuasi telur penyu dari sarangnya. | Foto: Kelompok Usaha Bersama (KUB) Karang Gunung.

Ketua Relawan Kurma Segara Raksa Banyuasri Nyoman Sadwika mengatakan pemindahan dilakukan karena lokasi awal sarang berada di kawasan yang rawan gangguan.

Menurut dia, tempat penampungan dibuat menyerupai kondisi alami agar telur tetap dapat berkembang selama proses inkubasi.

“Kami berharap seluruh telur yang berhasil diselamatkan dapat menetas dengan baik,” kata Sadwika.

Pantai Camplung diketahui masih menjadi salah satu lokasi yang kerap didatangi penyu hijau untuk bertelur. Kemunculan penyu di kawasan tersebut menunjukkan pesisir Banyuasri masih memiliki kondisi yang mendukung bagi aktivitas reproduksi satwa laut tersebut.

Penyu hijau merupakan salah satu satwa laut yang dilindungi di Indonesia. IUCN Red List mencatat spesies ini berstatus risiko rendah (least concern).