Berita  

Owa Serudung Alami Diare Diduga Karena Stres

Owa serudung yang diserahkan oleh warga kepada BKSDA Sumatra Utara. | Foto: Istimewa/Mistar.id
Owa serudung yang diserahkan oleh warga kepada BKSDA Sumatra Utara. | Foto: Istimewa/Mistar.id

Gardaanimalia.com – Satu individu owa serudung (Hylobates lar) mengalami mencret atau diare yang diduga karena stres pada saat proses evakuasi.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala Subbag Data, Evlap dan Kehumasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Utara, Andoko Hidayat.

“Satwa mengalami mencret yang diperkirakan dampak stres pada saat proses pengangkutan (evakuasi),” ungkapnya, pada Minggu (22/1/2023).

Pemeriksaan kesehatan satwa dilakukan oleh tim medis dari lembaga mitra kerja sama Yayasan Orangutan Sumatera Lestari–Orangutan Information Center (YOSL-OIC).

Menurut Andoko, tim medis merekomendasikan owa serudung untuk dipindah ke kandang yang lebih memadai. Hal tersebut agar satwa dapat segera ditangani dan direhabilitasi.

“Atas saran tersebut, owa serudung kita pindahkan dan dititip di salah satu lembaga konservasi binaan BKSDA Sumut (Sumatra Utara) guna mendapat perawatan”.

Andoko menyampaikan, bahwa satwa dilindungi ini berasal dari penyerahan warga Rantauprapat, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Satwa yang diserahkan oleh Abdul Karim Akil itu pun dievakuasi ke tempat sementara, yaitu kandang rehabilitasi di Kantor Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok.

Ia kemudian mengimbau masyarakat untuk tidak memelihara satwa liar, khususnya jenis yang dilindungi undang-undang.

Jika memelihara atau menemukan keberadaan satwa liar, harap segera menghubungi pihak BKSDA guna dilakukan tindakan penanganan dan evakuasi.

“Tidak memelihara apalagi memburu satwa liar merupakan tindakan yang arif dan bijaksana, serta mendukung upaya penyelamatan dan pelestarian satwa liar,” tuturnya.

BACA JUGA:
Masuk Perkampungan, Lutung Budeng Diamankan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments