Siamang Peliharaan Sekda Siak Akhirnya Diserahkan ke BKSDA

  • Share
Seekor siamang -satwa liar dillindungi- yang telah dipelihara oleh Sekda Siak selama 1 tahun akhirnya diserahkan ke BBKSDA Riau. | Foto: Annisa Firdausi/Antara
Seekor siamang -satwa liar dillindungi- yang telah dipelihara oleh Sekda Siak selama 1 tahun akhirnya diserahkan ke BBKSDA Riau. | Foto: Annisa Firdausi/Antara

Gardaanimalia.com – Seekor siamang yang sebelumnya dipelihara oleh Arfan Usman, Sekretaris Daerah (Sekda) Siak kini telah dievakuasi oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Fifin Arfiana Jogasara, Plt Kepala BBKSDA Riau menyampaikan bahwa sebelumnya Sekda Siak telah menghubungi pihak BKSDA untuk melaporkan dan memastikan BBKSDA Riau melakukan evakuasi primata peliharaannya tersebut pada Selasa (4/1).

“Awalnya dari sebuah pemberitaan di sebuah media, Pak Sekda mengetahui siamang peliharaan beliau ternyata merupakan satwa yang dilindungi dan (beliau) menghubungi kami,” tutur Fifin.

Ketika tiba di lokasi penjemputan, Fifin mengatakan bahwa kondisi satwa langka berlengan panjang yang bernama Mimin tersebut dalam keadaan sehat dan mendapatkan perawatan dengan baik.

“Umur siamang (Symphalangus syndactylus) ini 6 tahun, berjenis kelamin betina dan telah dirawat selama 1 tahun,” lanjut Fifin dilansir dari GoRiau.

Ia kemudian menceritakan mulanya satwa dilindungi itu merupakan titipan dari kerabat Sekda Siak, yang mana pada waktu itu Arfan Usman tidak mengetahui tentang status konservasi siamang yang termasuk satwa dilindungi.

“Ceritanya ada kerabat beliau yang menitipkan Siamang, pada saat itu Bapak Sekda tidak tahu itu jenis dilindungi atau tidak. Alhamdulillah Siamang terawat baik, dan Bapak Sekda dengan senang menyerahkan ke BBKSDA Riau,” ungkapnya, Jumat (7/1) dilansir dari Cakaplah Pekanbaru.

Fifin juga menyampaikan bahwa saat ini kera hitam tersebut sudah berada di kadang transit satwa BBKSDA Riau. “Akan direhabilitasi terlebih dahulu karena masih kecil. Direhabilitasi untuk dipersiapkan hidup di alam,” imbuhnya.

BACA JUGA:
Populasi Langka, Akhirnya Ada Anak Banteng Jawa Lahir
  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments