Hasil Sitaan 1.892 Ekor Burung Kicau Dilepasliarkan

  • Share
Pelepasliaran burung kicau di antaranya burung kutilang di kawasan hutan Gunung Rajabasa KPH Way Pisang, Kamis (16/6). | Foto: SKW III Lampung
Pelepasliaran burung kicau di antaranya burung kutilang di kawasan hutan Gunung Rajabasa KPH Way Pisang, Kamis (16/6). | Foto: SKW III Lampung

Gardaanimalia.com – Sejumlah burung kicau di antaranya burung kutilang telah dilepasliarkan oleh Pos KSDA (Konservasi Sumber Daya Alam) Bakauheni SKW (Seksi Konservasi Wilayah) III Lampung.

Pelepasliaran bersama KSKP (Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan) Bakauheni dan Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung tersebut dilaksanakan, Kamis (16/6) pada pukul 13.30 WIB.

Dalam keterangan resmi SKW III Lampung, berbagai jenis burung kicau sebanyak 1.892 ekor itu dilepasliarkan di kawasan hutan Gunung Rajabasa KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) Way Pisang.

Sebelumnya, pada hari yang sama sekira pukul 03.00 dini hari, burung kicau tersebut berhasil dimankan dari truk pembawa pasir di areal pintu masuk pelabuhan penyeberangan Bakauheni Lampung Selatan.

Berbagai jenis burung yang telah disita berupa 1.000 ekor burung perenjak, 330 ekor burung trucuk, 225 ekor burung jalak kebo, dan 200 ekor burung konin.

Selain itu, lanjutnya, ada sebanyak 75 ekor burung gelatik, 25 ekor burung ciblek, 15 ekor burung pentet, 10 ekor burung siri-siri, 8 ekor burung tledekan, 2 ekor burung kutilang, dan 2 ekor poksai.

Berdasarkan keterangan pengemudi truk, seribu lebih burung kicau tersebut berasal dari Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah, yang rencananya akan dibawa ke daerah DKI Jakarta.

Selanjutnya, petugas pun melakukan penyitaan terhadap satwa liar itu lantaran tidak dilengkapi dengan dokumen serta surat resmi pengangkutan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) asal daerah dan Surat Karantina.

BACA JUGA:
Polda Jawa Timur Gagalkan Penyelundupan 1.081 Ekor Burung Kicau
  • Share
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments