Berita  

Akhirnya Jambi Resmi Memiliki Tempat Penyelamatan Satwa

Akhirnya Jambi Resmi Memiliki Tempat Penyelamatan Satwa
Peresmian tempat penyelamatan satwa Jambi. Foto: Jambikita.id/Hms

Gardaanimalia.com – Mulai dibangun sejak tahun 2019, Jambi kini memiliki Tempat Penyelamatan Satwa. Tempat yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera Mendalo Darat, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi ini telah resmi dibuka pada Rabu (16/12/2020) oleh Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Ir. Wiratno, M.Sc.

Kini tempat penyelamatan satwa yang berada di areal seluas 3000 meter ini sudah dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana. Tak hanya memiliki klinik hewan, ada pula ruang radiologi, ruang operasi, 18 kandang satwa, rumah jaga petugas, hingga kantor administrasi.

“Saya menyadari sepenuhnya lokasi penyelamatan satwa ini tidak dapat berdampak apa-apa apabila tidak bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, private sector, NGO dan masyarakat,” ungkap Wiratno dalam sambutannya dilansir dari laman Jambikita.id, Kamis (17/12/2020).

Ia juga menyatakan optimisme tentang keberhasilan dalam menjaga kelestarian tumbuhan dan satwa liar selama ada sinergitas dan kerjasama yang baik dari semua pihak.

Baca juga: BKSDA Kalbar Gandeng Media Massa untuk Upaya Pelindungan Satwa

Puluhan Satwa Sudah Direhabilitasi dan Dilepasliarkan

Akhirnya Jambi Resmi Memiliki Tempat Penyelamatan Satwa
Tempat penyelamatan satwa Jambi. Foto: Jambikita.id/hms

Sebelum resmi dibuka, sebenarnya tempat ini sudah merehabilitasi puluhan satwa. Sejak bulan Maret 2020 sudah ada 39 ekor satwa yang direhabilitasi dan 19 ekor di antaranya sudah dilepasliarkan oleh BKSDA Jambi.

Saat ini masih ada 20 ekor satwa yang menjalani masa rehabilitasi di tempat penyelamatan satwa Jambi. Ada lima ekor beruang madu (Helarctos malayanus), dua ekor owa ungko (Hylobates agilis), satu ekor rusa timor (Rusa timorensis), satu ekor tapir (Tapirus), empat ekor kukang (Nycticebus), satu ekor julang emas (Rhyticeros undulatus), satu ekor elang bondol (Haliastur indu), satu ekor elang ularbido (Spilornis cheela), satu ekor kakatua jambul kuning (Cacatua sulphurea), satu ekor buaya sinyulong (Tomistoma schlegelii) dan dua ekor buaya muara (Crocodylus porosus). Seluruh satwa tersebut merupakan hasil sitaan dan penyerahan dari masyarakat.

BACA JUGA:
Gajah Sumatera Mati, Hasil Nekropsi Belum Diketahui

Tidak hanya peresmian, ada pula agenda penyerahan piagam penghargaan untuk berbagai pihak yang berjasa di bidang konservasi. Lalu, ada pula kegiatan peninjauan lokasi kandang satwa pada hari Rabu lalu.

Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback
1 year ago

[…] Baca juga: Akhirnya Jambi Resmi Memiliki Tempat Penyelamatan Satwa […]