Berita  

Thailand Kembalikan 2 Individu Orangutan Sumatra Korban Perdagangan Ilegal

Thailand Kembalikan 2 Individu Orangutan Sumatra Korban Perdagangan Ilegal
Pemulangan orangutan dari Thailand. Foto: Dok. KLHK

Gardaanimalia.com – Thailand mengembalikan dua individu orangutan sumatra (Pongo abelii)  ke Indonesia pada Kamis (17/12/2020). Repatriasi ini dilakukan bertepatan dengan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara.

Thailand Sudah Mengembalikan Puluhan Orangutan

Orang utan bernama Ung Aing dan Natalee yang saat ini berusia empat tahun merupakan korban perdagangan ilegal yang terjadi pada tahun 2017 silam. Kedua satwa tersebut disita di perbatasan Thailand-Malaysia. Setelah proses peradilan untuk pelaku penyelundupan, pemerintah Thailand sepakat untuk mengembalikan kedua orangutan itu ke habitat aslinya yakni di Sumatra, Indonesia.

Ung Aing dan Natalee selama ini dirawat di Khao Prathap Chang Wildlife Breeding Centre, Provinsi Ratchaburi, Thailand. Keduanya diterbangkan dari Bandara Suvarnabhumi dan sudah tiba di Jakarta pada Kamis sore pukul 17.45 WIB.

“Thailand telah mengembalikan total 71 orangutan ke Indonesia dan ini adalah pemulangan orangutan ke Indonesia yang kelima sejak tahun 2006,” tutur pejabat Departemen Taman Nasional, Satwa Liar dan Konservasi Tanaman Thailand, Prakit Vongsrivattanakul.

Baca juga: Catatan BKSDA Kalbar: 273 TSL Diselamatkan Sepanjang 2020

Sebelum diterbangkan dari Bangkok ke Indonesia, kedua satwa itu sudah menjalani sejumlah pemeriksaan kesehatan. Keduanya juga telah menjalani tes Covid-19 dan dinyatakan non-reaktif. Dokumen dan prosedur pengakutan orangutan juga sudah sesuai dengan regulasi internasional dari International Air Transport Association (IATA) serta peraturan karantina dan kepabeanan di Indonesia.

Setibanya di Indonesia, orangutan itu akan menjalani proses karantina dan rehabilitasi di bawah pengawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi. Jika sudah dinyatakan siap dan sehat, keduanya akan dilepasliarkan.

Pemerintah Indonesia Ucapkan Terima Kasih

Thailand Kembalikan 2 Individu Orangutan Sumatra Korban Perdagangan Ilegal
Ilustrasi Orangutan Sumatra. Foto: Wikipedia/Arifinal0109

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, melalui sambutan yang dibacakan oleh Direktur Jenderal Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wiratno mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Thailand dan KBRI Bangkok yang aktif dan tanpa lelah melakukan diplomasi serta negoisasi dalam rangka menyelamatkan satwa Indonesia yang diselundupkan ke luar negeri.

BACA JUGA:
Satwa Dilindungi Milik Ketua MPC PP Binjai Dirawat di Pusat Penyelamatan Satwa

“Pemulangan orangutan ini dapat dijadikan sebagai salah satu tanda hubungan dan kerja sama yang baik antara Pemerintah RI dan Pemerintah Thailand dalam konservasi keanekaragaman hayati,” ungkapnya.

Ia juga mengharapkan agar ke depannya kerja sama yang baik ini dapat terus ditingkatkan untuk memerangi penyelundupan dan perdagangan orangutan maupun satwa lainnya.

“Satu bayi orang yang diselundupkan mengorbankan satu nyawa induk orangutan di habitat alaminya,” jelas Wiratno.

Jumlah Orangutan Semakin Sedikit

Thailand Kembalikan 2 Individu Orangutan Sumatra Korban Perdagangan Ilegal
Ilustrasi orangutan sumatra. Foto: Wikipedia/Andreiromario

Selama ini orangutan diburu untuk dimakan, dijadikan obat, atau dijadikan peliharaan. Menurut data dari World Wildlife Fund (WWF), saatnya diperkirakan jumlah orangutan kalimantan hanya tinggal 100 ribu sedangkan orangutan sumatra hanya sekitar 7500 ekor saja. Jumlah yang terus menurun itu disebabkan oleh berbagai macam faktor termasuk di antaranya ialah kerusakan habitat karena penebangan dan perburuan liar.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments