Rangkong Gading Diburu untuk Dibuat Ukiran

Rangkong Gading (Rhinoplax vigil) merupakan jenis burung yang masuk ke dalam keluarga Bucerotidae, masih satu keluarga dengan burung Enggang, Kengkareng dan Julang. Burung ini hidup di hutan tropis dan tersebar di beberapa wilayah yaitu Selatan Thailand, Semenanjung Malaysia dan Indonesia.
Di Indonesia burung ini terdapat di hutan tropis Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan. Di habitatnya, Rangkong gading kini terancam penurunan populasinya dikarenakan kerusakan habitat, perburuan dan perdagangan ilegal.
Perburuan rangkong dilakukan terutama untuk diambil gadingnya. Burung ini mempunyai Gading (balung/casque) yang terbentuk dari keratin berukuran besar dan padat. Gading dengan warna perpaduan merah dan kuning lembayung ini umumnya dijual sebagai komoditas mewah dan diperdagangkan sebagai "hornbill ivory" atau "red ivory" (gading rangkong atau gading merah-terjemahan).
Gading rangkong telah diburu dan dicari bahkan sejak abad ke-14 di berbagai negara seperti Cina, Jepang dan Brunei Darussalam. Dengan warnanya yang atraktif dan struktur gadingnya lebih lunak dibandingkan gading gajah, gading burung ini banyak digunakan sebagai bahan ukiran yang dibanderol dengan harga mahal.
Karena hal inilah perburuan dan perdagangan ilegal rangkong gading masih terus berlanjut dan bahkan meningkat seiring dengan permintaan pasar yang tinggi. Konsumen terbesar untuk gading Rangkong ini adalah Cina atau komunitas masyarakat Cina di Asia Tenggara. Mayoritas gading didapatkan dari hasil perburuan di wilayah Sumatera dan Kalimantan yang kemudian diselundupkan ke Cina untuk dibuat ukiran.
Namun saat ini seiring semakin banyaknya penangkapan pemburu dan pelaku perdagangan ilegal, mereka mengganti modus operandinya dengan mengirim gading ini terlebih dahulu ke Bali. Ukiran dibuat di Bali untuk kemudian diselundupkan ke Cina dengan barang kerajinan lain agar tidak tertangkap.
Secara budaya, burung ini merupakan simbol penting terutama di masyarakat Dayak yang mendiami wilayah Kalimantan. Burung ini juga merupakan maskot dari Pemerintah Kalimantan Barat yang melambangkan keberanian dan keagungan.
Dari segi ekologis, rangkong berperan penting dalam menjaga kestabilan ekosistem hutan tropis. Burung pemakan buah ini berfungsi untuk menyebarkan biji buah untuk membentuk hutan baru.
Upaya pemerintah
Pada tahun 2016, pemerintah Indonesia sudah menyerahkan dokumen yang berisikan resolusi dan strategi untuk menghentikan ancaman perburuan Rangkong Gading yang sudah menjadi permasalahan akan menurunnya populasi burung ini di alam.
Bahkan pada bulan Mei 2018, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, sudah menandatangani Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (SRAK) Rangkong Gading Indonesia tahun 2018-2028. Keputusan ini berisi upaya pemerintah dalam menghentikan perburuan dan pelestarian rangkong gading yang sudah berstatus kritis menuju kepunahan.
Dengan adanya keputusan ini diharapkan berbagai pihak baik dari pihak pemerintah, lembaga konservasi, akademisi, dan masyarakat dapat ikut serta dalam pelestarian burung yang menjadi maskot Kalimantan Barat ini.
Belum ada pos terkait

Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
