Terluka Akibat Jerat di Kaki, Harimau Sumatera Berhasil Dievakuasi

Gardaanimalia.com - Seekor harimau sumatera ditemukan dalam kondisi terluka di bagian kaki akibat terkena jerat hama babi, pada Jumat (12/8).
Harimau betina yang diperkirakan berusia 1,5 tahun itu terjebak di hutan Reko, Desa Sangir, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
Camat Dabun Gelang, Rahmat membenarkan kejadian tersebut. "Harimau dievakuasi Jumat (12/8) sekira pukul 12 waktu setempat," ungkapnya.
Sementara itu, Jack Gayo, warga Gayo Lues yang turut dalam menyelamatkan satwa dilindungi tersebut mengatakan bahwa jerat babi dipasang oleh seorang warga.
Pemasangan jerat dilakukan oleh warga Karo yang tinggal di salah satu desa di Kecamatan Dabun Gelang, pada Kamis (11/8), lanjutnya.
Pasca mengetahui ada seekor harimau sumatera yang terkena, si pemasang jerat pun segera meminta bantuan warga. Kemudian langsung menghubungi BKSDA.
"Setelah kami sampai, harimau itu langsung dilepaskan dari jerat, kemudian dimasukkan ke dalam kandang besi," ucapnya, dikutip dari Portalsatu.
Selanjutnya, satwa bernama ilmiah Panthera tigris sumatrae tersebut dibawa ke kantor BKSDA yang ada di daerah Blower, Kecamatan Blangkejeren.
Menurut Keuchik Sangir Thamrin, usai dievakuasi, harimau sumatera akan diberikan perawatan oleh BKSDA lalu kemudian dilepasliarkan.
"Harimau dalam perawatan BKSDA. Nanti setelah sudah pulih, harimau itu akan dikembalikan ke habitatnya," jelas Keuchik Sangir Thamrin.
Harimau sumatera terdaftar sebagai satwa dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018.
Tak hanya itu, harimau juga dijamin perlindungannya dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Dalam IUCN Red List, Panthera tigris sumatrae berstatus Critically Endangered atau termasuk satwa yang sedang menghadapi risiko tinggi kepunahan di alam liar.

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon
24/03/25
Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit
24/03/25
Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi
22/03/25
Harimau dalam Kondisi Cacat Masuk Kandang Jebak di Kabupaten Agam
12/03/25
Bayi Gajah yang Tersesat di Kebun Sawit Dievakuasi ke PLG Minas
11/03/25
Seekor Beruang Madu Terluka Akibat Jerat di Kawasan Konservasi Riau
11/03/25
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
