Ular Piton di Tepi Kolam Berhasil Dievakuasi

Gardaanimalia.com - Ular piton berukuran 2,8 meter telah diamankan oleh petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bima.
Seekor reptil tersebut ditemukan di tepi parit kolam ikan di RT 02 RW 01, Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, pada Rabu (14/12).
Kepala Bidang Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bima, Syahruman mengatakan, informasi awal diterima dari warga setempat pada pukul 08.15 WITA.
"Kemudian, tim siaga bergerak cepat ke lokasi untuk diamankan (ular piton) dan evakuasi," jelas Syahruman.
Menurut penjelasannya, proses evakuasi berlangsung sekitar 8 menit. Satwa liar itu berhasil ditangkap berkat kesigapan dan kemampuan yang dimiliki oleh timnya.
"Setelah itu, kami menyerahkan pada petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Nusa Tenggara Barat untuk ditangani," ujarnya.
Dengan ditemukannya reptil berukuran cukup besar di dekat permukiman warga itu, Syahruman pun mengimbau masyarakat untuk sigap melapor.
Apabila warga menemukan ular atau satwa liar lain yang dinilai dapat berdampak tidak baik pada keselamatan dan jiwa, jangan diganggu, ujarnya.
Melainkan, warga mesti melapor kejadian tersebut kepada RT atau RW setempat. Selain itu, masyarakat juga bisa langsung melapor ke Kantor Dinas Damkar guna ditindaklanjuti.
"Segera laporkan, agar kami bisa terjun ke lokasi," ungkapnya. Hal tersebut, kata Syahruman, bertujuan agar satwa segera dievakuasi dan diamankan.
Bagi masyarakat, perlu diketahui bahwa ada empat jenis ular sanca yang dilindungi di Indonesia. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018.
Pertama, sanca timor (Malayophython timoriensis). Kedua, sanca hijau (Morelia viridis). Ketiga, sanca bodo (Python bivittatus). Keempat, sanca bulan (Simalia boeleni).

Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu
26/03/25
Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika
22/03/25
Amankan Monyet Peliharaan, BKSDA Jelaskan Bahaya Domestikasi Satwa Liar
15/03/25
Berang-Berang Bukan Peliharaan! Kenali 4 Jenis yang Hidup di Indonesia
14/03/25
FLIGHT: Penyelundupan Burung Kicau sudah Seperti Minum Obat, Tiga Kali Sehari!
13/03/25
Berkelana dengan Lensa ala Regina Safri
08/03/25
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
