BKSDA Pindahkan Orangutan Karena Masuk Lokasi Tambang

Gardaanimalia.com - Seekor orangutan jantan dievakuasi dari tambang milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) pada Rabu (23/11). Orangutan itu diperkirakan berusia 22 tahun dan memiliki bobot sekitar 75 kilogram.
Evakuasi dilakukan tim gabungan PT KCP dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur. Mereka melakukan evakuasi di lokasi tambang Pit Pedayak, Desa Tepian Langsat, Kecamatang Bengalon, Kutai Timur.
Evakuasi dan langkah penyelamatan dilakukan oleh tim gabungan untuk menghindari konflik yang dapat membahayakan satwa.
Di hari yang sama pukul 16.00 WITA, PT KPC kemudian secara resmi menyerahkan satwa dilindungi tersebut kepada BKSDA Kalimantan Timur.
"Orangutan yang telah diserahterimakan kepada BKSDA akan dikondisikan sebelum kemudian dilepasliarkan," tutur General Manager External Affairs and Sustainable Development (GM ESD) KPC, Wawan Setiawan.
Dia menerangkan lebih lanjut bahwa satwa endemik itu telah dilepasliarkan di Taman Nasional Kutai (TNK) KM 70, Desa Menamang, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Hal ini sesuai dengan berita acara oleh BKSDA yang diwakili Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Pertama, Witono, dan Manager Environment KPC, Kiagus Nirwan.
Orangutan Viral Makan di Areal Tambang
Sebelumnya, satwa yang sama sempat viral di media sosial karena masuk daerah tambang yang diduga wilayah tambang PT KPC. Dalam video, orangutan tampak menguyah makanan pemberian manusia.
Pengecekan bersama oleh tim Environment PT KPC dan BKSDA mengindikasikan bahwa perilaku satwa telah berubah karena terbiasa dengan makanan manusia.
Wawan berharap pelepasan Pongo pygmaeus itu dapat mengembalikan kehidupan awal sebagai satwa liar yang tidak terkontaminasi aktivitas manusia.
Ini bukan pertama kalinya bagi PT KPC dan BKSDA Kalimantan Timur melakukan pelepasliaran satwa liar orangutan (Pongo pygmaeus).
Pada Oktober 2021 lalu, tim gabungan berhasil melakukan pelepasliaran orang utan bernama Chiko. Mereka melepasliarkan Chiko di Hutan Lindung Sungai Lesan (HLSL), Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau.

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera
19/03/25
BKSDA Kalteng Selamatkan Dua Orangutan dalam Dua Hari
26/02/25
Payang, Bayi Orangutan yang Diselamatkan dari Kejaran Anjing
18/02/25
Orangutan Viral di Kawasan Tambang Akhirnya Dievakuasi
17/02/25
Tiga Orangutan Kelaparan Mencari Makan di Kebun Sawit, BKSDA Lakukan Pemantauan
13/02/25
Kesalahan Penanganan Diduga Sebabkan Kematian Orangutan yang Tersengat Listrik
05/02/25
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
