Bangkai Dugong yang Terdampar di Sulteng Miliki Luka di Hidung

3 min read
2021-08-16 09:53:54
Iklan
Belum ada deskripsim Lorem ipsum dolor sit amet, corrupti tempore omnis esse rem.



Gardaanimalia.com - Bangkai dugong (Dugong dugon) sepanjang 2,15 meter ditemukan terdampar di Pantai Tanjung Batu, Desa Ogotua, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, beberapa waktu yang lalu. Bangkainya sudah dikuburkan oleh Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar Wilayah Kerja Palu dan Tim Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Doboto Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng.

Mengutip dari keterangan resmi dari laman Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bangkai dugong tersebut masuk dalam kode 2 atau kondisi bangkainya baru mati. Sebelum dikubur, Tim Respon Cepat terlebih dulu melakukan identifikasi dan pengambilan data morfometrik.

"Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan terhadap bangkai dugong tersebut, hanya terdapat luka di bagian hidung dan kondisi badan masih segar," jelas Kepala BPSPL Makassar, Getreda M. Hehanusa.

Baca juga: Baru Ditemukan, Katak-pucat Pantai Selatan Statusnya Sudah Kritis?

Ia menambahkan identifikasi tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian mamalia laut itu. Terlebih lagi, dugong merupakan spesies langka yang dilindungi di Indonesia. IUCN juga memasukkan dalam daftar merah dengan status Vulnerable atau rawan punah.

Mamalia ini sering kali menjadi korban perburuan ilegal hingga populasinya terus menurun. Selain itu, siklus reproduksi yang rendah dan rusaknya tempat makan, tempat mengasuh anak, serta tempat bereproduksi menjadi ancaman besar bagi kelestarian dugong.

Tags :
sulawesi tengah dugong makassar
Writer: