Masyarakat Ikhlas Serahkan Landak Jawa dan Julang Emas

Gardaanimalia.com - Dua ekor satwa langka seperti julang emas (Rhyticeros undulatus) dan landak jawa (Hystrix javanica) rencana diserahkan masyarakat kepada pihak berwenang.
Penyerahan akan diwakili oleh Muhammad Sayegi Dewa selaku tokoh masyarakat Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang kepada BBKSDA Jawa Barat.
Dewa mengatakan bahwa penyerahan oleh warga tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengampanyekan kawasan Pegunungan Sanggabuana menjadi kawasan koservasi.
"Alhamdulillah secara sukarela, masyarakat yang memelihara satwa langka yang ditangkap di Pegunungan Sanggabuana, bersedia menyerahkan dua hewan langka yang dipeliharanya setelah kita bujuk," ungkapnya, Minggu (1/10/2023).
Sebelumnya, Ia juga berkoordinasi dengan pihak Sanggabuana Conservation Foundation (SCF). Sebuah lembaga yang mempunyai data penelitian terkait Pegunungan Sanggabuana.
"Kita bersama teman-teman SCF, mereka yang mempunyai keahlian di bidang konservasi ini, memang mengajak langsung saya untuk ikut dalam pelestarian lingkungan".
Dia menuturkan, bahwa dirinya sangat tertarik dan merasa hal tersebut merupakan kewajiban bagi mereka untuk menjaga lingkungan.
Julang emas dan landak jawa itu, ucapnya, rencana akan diserahkan kepada BBKSDA Jawa Barat pada Senin (2/10/2023). Penyerahan tersebut bakal dilakukan bersama SCF.
"Insya Allah besok kita serahkan," ujar Dewa.
Sisi Lain dari Penyerahan Satwa Langka
Direktur Eksekutif SCF Solihin Fuadi menyambut baik penyerahan sukarela satwa langka oleh masyarakat. Dia merasa senang mendapat dukungan tokoh masyarakat dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.
"Tentu kami berterima kasih kepada tokoh masyarakat seperti Haji Dewa. Beliau mau ikut mengedukasi masyarakat tentang konservasi," ungkapnya.
Menurutnya, penyerahan satwa dilindungi ini menjadi simbol keseriusan terhadap perubahan status kawasan hutan Pegunungan Sanggabuana.
Namun begitu, Solihin menjelaskan bahwa idealnya memang tidak ada penyerahan satwa dilindungi dari masyarakat karena itu menandakan sebelumnya ada perburuan.
"Ini (penyerahan satwa) justru menandakan kalau masyarakat masih banyak yang berburu satwa langka dilindungi di Sanggabuana," terangnya.
Solihin memaparkan bahwa sejak tahun 2020, SCF telah melakukan penelitian dan assessment di Pegunungan Sanggabuana. Terdapat puluhan jenis satwa dilindungi di kawasan hutan itu.
"Dalam laporan kami terdapat 41 jenis mamalia langka dilindungi. Selain jenis mamalia, ada 165 jenis burung yang berhasil diidentifikasi. Termasuk 5 jenis primata, dan karnivora besar seperti macan tutul jawa," tandasnya.
Landak Jawa dan Julang Emas
Di Indonesia, landak jawa dan julang emas merupakan satwa dilindungi. Ada dua regulasi yang mengatur perlindungan terhadap jenis satwa dilindungi.
Pertama adalah Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.
Kedua adalah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDAHE).

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti
20/03/25
Berang-Berang Bukan Peliharaan! Kenali 4 Jenis yang Hidup di Indonesia
14/03/25
Sebanyak 243 Reptil Diselundupkan, 40 Persen di Antaranya Mati
10/03/25
Terisolir di Kebun Sawit, Orangutan Sumatera Dievakuasi ke Hutan Lindung
06/03/25
Siamang dan Bekantan Ditemukan di Rumah Warga di Tanjungbalai Sumut
04/03/25
Adakah Titik Imbang antara Pemanfaatan dan Perlindungan Kura-Kura Moncong Babi?
26/02/25
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
