Jarang Melintas, Tapir Muncul di Kompleks Kantor Bupati Pelalawan

Gardaanimalia.com - Ramai diperbincangkan di media sosial, seekor tapir terekam berada di sekitar kawasan Kantor Bupati Pelalawan, Jumat (5/5/2023).
Kemunculan mamalia itu dapat dilihat salah satunya melalui unggahan akun Instagram @infopkc pada Minggu, 7 Mei 2023.
Tapir tampak berlari diiringi mobil warga yang merekam, sekira pukul 02.00 dari arah Taman Publik Kreatif menuju hutan kota sebelah Kantor Camat Pangkalan Kerinci. Setelahnya, satwa masuk area gelap dan tak terlihat lagi.
Dilansir dari Tribun, satwa dilindungi itu sudah sangat jarang menampakkan diri di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan dalam belasan tahun terakhir.
Berita kemunculan hewan dengan nama latin Tapirus indicus itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Wilayah 1 BBKSDA Riau Andri Hansen Siregar. Tim pun terjun ke lokasi pada Sabtu (6/5/2023) pagi.
Andri menjelaskan, Minggu (7/5/2023), tim telusuri seputaran semak dan tanaman yang ada di kantor bupati hingga ke taman kota Pangkalan Kerinci.
BKSDA juga menyisir lokasi yang mungkin jadi tempat perlintasan satwa itu. Namun, tanda-tanda keberadaan maupun jejaknya tak dapat ditemukan. Kontur tanah yang keras dan curah hujan tinggi diperkirakan menghapus jejak satwa.
"Besar dugaan kami, satwa itu sudah masuk ke wilayah hutan dan dapat dikatakan sudah aman. Artinya, hewan itu sudah kembali ke habitatnya," terang Andri. Kendati begitu, tim tetap jalankan pemantauan.
Menurut Andri, apabila hewan pemalu itu muncul lagi di wilayah permukiman ataupun perkantoran, akan dilakukan tindakan yang tepat.
Andri: Biasanya Tapir Keluar Habitat akibat Curah Hujan Tinggi
Pihak BKSDA prediksi, kemunculan tapir berasal dari areal hutan yang tak jauh dari kantor bupati, seperti Desa Kuala Terusan atau sepanjang Sungai Kampar atau Sungai Kerinci.
Biasanya, satwa keluar dari habitat alami diakibatkan ada gangguan seperti banjir maupun curah hujan yang tinggi.
Ia juga meminta warga untuk tidak melakukan perburuan liar terhadap satwa karena dilindungi undang-undang. "Ada konsekuensi hukumnya. Segera diinformasikan jika muncul lagi".
Sisi lain, akun Instagram Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) ikut bagikan rekaman yang sama. Dalam keterangan dijelaskan bahwa ada dua kemungkinan besar mengapa hewan liar bisa masuk ke kota.
Pertama, hutan atau habitat terjaga dengan baik dan pakan melimpah sehingga tapir berkembang biak dan populasi meningkat. Oleh karena jumlah satwa semakin banyak, maka mereka mencari lokasi baru untuk berburu makanan.
Kedua, adanya kegiatan perusakan hutan atau perburuan oleh manusia yang membuat habitat satwa berkurang dan terpaksa keluar dari habitat.
Menurut laporan IUCN Red List, populasi tapir berstatus Endangered dalam sebuah assessment yang dipublikasikan pada tahun 2016.

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti
20/03/25
Berang-Berang Bukan Peliharaan! Kenali 4 Jenis yang Hidup di Indonesia
14/03/25
Sebanyak 243 Reptil Diselundupkan, 40 Persen di Antaranya Mati
10/03/25
Terisolir di Kebun Sawit, Orangutan Sumatera Dievakuasi ke Hutan Lindung
06/03/25
Siamang dan Bekantan Ditemukan di Rumah Warga di Tanjungbalai Sumut
04/03/25
Adakah Titik Imbang antara Pemanfaatan dan Perlindungan Kura-Kura Moncong Babi?
26/02/25
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
