Muncul di Sungai, Buaya di Sungai Wailela Ditembak Aparat

Edison
3 min read
2024-10-13 00:20:49
Iklan
Belum ada deskripsim Lorem ipsum dolor sit amet, corrupti tempore omnis esse rem.


Gardaanimalia.com - Ledakan senapan laras panjang memuntahkan timah panas, membidik buaya yang muncul di Sungai Wailela, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon Maluku.


Sembilan kali tembakan dilontarkan oleh personel TNI-Polri kepada dua ekor buaya yang muncul di Sungai Wailela pada Kamis (10/10/2024).

Belum diketahui efek dari tembakan terhadap buaya muara (Crocodylus porosus) tersebut. Namun, saat tembakan dilepaskan, satwa pun masuk kembali ke air.

Hingga pukul 17.30 WIT, satwa berdarah dingin itu tidak berhasil ditangkap.

Informasi terbaru, bangkai seekor buaya baru ditemukan pada Sabtu (12/10/2024) siang.


Buaya Muncul di Sungai, lalu Ditembak


Warga yang menyaksikan kemunculan buaya serta tindakan penembakan oleh personel TNI-Polri mengabadikannya dalam video yang kemudian beredar luas.

Sebelumnya, dari rekaman warga, diketahui buaya hanya muncul sebentar di permukaan sebelum kembali menyelam dan menghilang di dasar sungai.

Informasi kemunculan satwa liar ini lalu beredar dari mulut ke mulut di antara masyarakat.

Kamis (10/10/2024) pukul 15.00 WIT, ratusan warga sudah memadati pinggiran Sungai Wailela, Dusun Kopi RW 01 RT 02.

Warga awalnya berencana menjerat reptil yang masing-masing diperkirakan memiliki panjang 1,5 dan 2 meter dengan tombak dan tali. Akan tetapi, kamudian aparat mengambil tindakan.

Belum diketahui pasti apakah kedatangan aparat ke lokasi dan tindakan penembakan dilakukan karena permintaan warga atau karena inisiatif lembaga tersebut.

Setelah kejadian ini, warga setempat mulai meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai.

Pasalnya, beberapa warga masih memanfaatkan air Sungai Wailela untuk aktivitas mencuci.

"Kami mulai lebih hati-hati," ujar Mince, salah satu warga setempat kepada Garda Animalia, Jumat (11/10/2024).

Ia khawatir, karena masih memanfaatkan air kali Wailela untuk mencuci pakaian.

"Beta (saya), sih, takut, karena masih sering mencuci di kali Wailela," ungkapnya.

Sungai Wailela adalah salah satu sungai yang berada di Kecamatan Teluk Ambon dan merupakan satu dari sejumlah sungai yang membelah Kota Ambon. Sungai ini bermuara di Pantai Teluk Ambon.

Penting diketahui bahwa buaya muara adalah satwa dilindungi di Indonesia.

Aturan terkait satwa dilindungi tercantum dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Dalam Pasal 21 Ayat (2) huruf a tertulis, setiap orang dilarang untuk memburu, menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan/atau memperdagangkan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.

Setiap orang yang terbukti melanggar UU tersebut terancam hukuman minimal 3 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara, serta denda paling sedikit kategori IV dan paling banyak kategori VII.

Tags :
buaya muara Crocodylus porosus kota ambon sungai wailela penembakan buaya
Writer: Edison