Ribuan Labi-Labi Moncong Babi Diselamatkan di Bandara Juanda

Gardaanimalia.com - Pangkalan Udara TNI AL Juanda berhasil gagalkan upaya pengiriman hewan endemik dilindungi jenis labi-labi moncong babi, Jumat (7/4/2023).
Pengungkapan kasus berawal dari kecurigaan petugas terhadap delapan koper yang melewati pemeriksaan X-ray.
Saat pemeriksaan, sejumlah koper yang dibawa tiga terduga pelaku dengan rute Surabaya-Singapura-Vietnam itu menunjukkan isi menyerupai benda hidup.
Akhirnya, terbukti 8 koper berisi labi-labi moncong babi yang kemudian diamankan petugas. Salah seorang terduga pelaku diamankan beserta barang bukti satu paspor atas nama David Setiawan.
Selain itu, petugas juga menemukan tiket dengan rute Surabaya-Singapura dan Singapura-Vietnam, dua unit telepon genggam, uang tunai Rp3.8 juta, dan uang tunai 9.000 dong Vietnam.
Jumlah labi-labi di delapan koper itu mencapai 5.632 ekor. Dilansir dari Indonesia Defense, satu ekor satwa dengan nama latin Carettochelys insculpta itu dihargai Rp150 ribu per ekor.
Dalam kasus upaya penyelundupan satwa dilindungi ini, negara ditaksir menanggung kerugian sebesar Rp844.800.000.
Pada Senin (10/3/2024), BBKSDA Jawa Timur dalam keterangan di akun Instagram resmi lembaga menyebut, barang bukti akan mendapat perawatan di kantor BKSDA.
"Selanjutnya, pelaku dan barang bukti diserahkan oleh pihak POMAL Juanda kepada Balai Penegakan Hukum Jabalnusra untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," jelas BBKSDA Jawa Timur.
Satwa dengan cangkang lunak ini adalah hewan endemik Papua dengan status terancam punah (endangered) dalam IUCN Red List.
Tren populasi satwa adalah menurun (decreasing). Selain perburuan, satwa juga terancam sebab masih jadi konsumsi masyarakat, serta habitatnya yang terdegradasi.
Perlu diketahui bahwa satwa ini terdaftar dalam Permen LHK Nomor P.106 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti
20/03/25
Berang-Berang Bukan Peliharaan! Kenali 4 Jenis yang Hidup di Indonesia
14/03/25
Sebanyak 243 Reptil Diselundupkan, 40 Persen di Antaranya Mati
10/03/25
Terisolir di Kebun Sawit, Orangutan Sumatera Dievakuasi ke Hutan Lindung
06/03/25
Siamang dan Bekantan Ditemukan di Rumah Warga di Tanjungbalai Sumut
04/03/25
Adakah Titik Imbang antara Pemanfaatan dan Perlindungan Kura-Kura Moncong Babi?
26/02/25
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
